AYOJAKARTA.COM - Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan memiliki agenda mengunjungi pondok pesantren di Kebumen Jawa Tengah pada Senin 2 Oktober 2023.
Namun belum sampai tempat tujuannya yakni di Kebumen, ternyata rombongan Anies Baswedan dicegat oleh ratusan warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Ada apa?
Ratusan warga Purworejo sudah menunggu Anies Baswedan sejak pagi di Bundaran patung SD dekat dengan SMA Negeri 7 Purworejo.
Baca Juga: Hasil Elektabilitas Masih Paling Bontot, Anies Baswedan Sampaikan Hal Ini
Aksi tersebut bukan tanpa sebab, ternyata ratusan warga Purworejo mencegat bakal capres dari Koalisi Perubahan ini menunjukan bahwa mereka ingin memberikan semangat dan dukungannya.
Bahkan beberapa diantaranya membentangkan spanduk yang bertuliskan Jaga Rumah Anies Laskar Diponegoro dan sejumlah poster lainnya.
Dengan antusias, warga juga bersorak dan memanggil-manggil nama Anies Baswedan dengan meneriakinya ‘Presiden 2024’.
Alhasil dengan antusiasme warga dan sorak-sorakan tersebut membuat rombongan Anies Baswedan akhirnya berhenti.
Kesempatan ini pun tidak dilewatkan oleh ratusan warga Purworejo yang telah menunggu, mereka langsung mendekat untuk menyapa, bersalaman, dan berfoto dengan Anies Baswedan.
“Terima kasih atas sambutan hangatnya di Purworejo,” katanya.
Baca Juga: Anies Baswedan Bandingkan Spanduk ITB dan UGM, Sebut Ada yang Harus Direvisi
Usai bertemu dengan warga Purworejo, rombongan bakal capres dari Koalisi Perubahan ini melanjutkan perjalanannya menuju Kabupaten Kebumen.
Di Kebumen, mantan Gubernur DKI Jakarta ini memiliki agenda yakni mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) tertua yang berada di Jawa Tengah yakni Ponpes Al Kahfi Somalangu dan Ponpes Al Falah Kebumen.
Ketika mengunjungi Ponpes Al Kahfi Somalangu, Anies Baswedan mendapatkan sambutan hangat dari KH Afifudin Hanif Al Hasani dan juga KH Choirul Muna.
Baca Juga: Survei Indikator: Anies Baswedan dan Cak Imin Bukan Pilihan Utama Warga NU di Jatim
Kedatangan bakal capres dari Koalisi Perubahan ini ke Kebumen merupakan rangkaian safari politik dari Anies Baswedan untuk meminta doa restu kepada para alim ulama untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap agar Ponpes Al Kahfi bisa terus dijaga keberadaannya karena menjadi salah satu inspirasi bagi seluruh institusi pendidikan di Indonesia.
“Saya bersyukur sekali bisa sampai di sini, nih pondok pesantren yang sangat panjang umurnya,” ujar Anies Baswedan dikutip AyoJakarta.com dari unggahan kanal YouTube METRO TV, Selasa (3/10/2023).
“Jadi tertua dan terlama, ada yang tertua tapi sudah tidak ada bekasnya hilang. Kalau ini tertua dan terlama karena sudah sampai sekarang masih terus menjadi pondok. Dibangun 1475,” lanjutnya.***

Share this article
Anies Baswedan mendadak dicegat oleh ratusan warga di Purwojero ketika ingin bertandang ke Ponpes Alkahfi Kebumen.