AYOJAKARTA.COM - Pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mulai mengumbar janji-janji yang akan dilakukan jika terpilih di Pilpres 2024.
Salah satu yang disoroti Anies Baswedan-Cak Imin adalah terkait status para guru honorer di Indonesia.
Jika terpilih sebagai Presiden dan wakil presiden, Anies Baswedan-Cak Imin mengklaim bakal menaikkan status guru honorer menjadi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Anies Baswedan-Cak Imin bakal mengupayakan hal tersebut melalui Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).
Baca Juga: Link Nonton Live Streaming Persita Tangerang vs Persis Solo Liga 1 Hari Minggu Ini di Indosiar
Sesumbar akan janji terkait kesejahteraan bagi guru di Indonesia itu tertuang dalam "Visi Misi dan Program Kerja, Indonesia Adil Makmur untuk Semua" AMIN (Anies Baswedan-Cak Imin).
"Kenaikan status guru honorer dengan SPTJM menjadi PPPK, melalui proses yang adil dan transparan," paparan dokumen tersebut dikutip ayojakarta.com dari suara.com pada Minggu (22/10/2023).
Sebagai informasi, syarat SPTJM untuk diangkat menjadi PPPK sudah pernah diterapkan. Namun belakangan, BKN telah menghapus persyaratan tersebut pada Maret 2022 lalu.
Karena itu, visi misi Anies Baswedan-Cak Imin sejatinya ingin mengembalikan adanya persyaratan tersebut kembali.
Hal itu tertera pada misi ke-5 AMIN, tepatnya pada bagian 4 mengenai Kualitas dan Kesejahteraan Guru Beserta Tenaga Pendidikan.
Dimana, pengangkatan tenaga pendidikan honorer harus berdasarkan prinsip meritokratis atau mengedepankan kemampuan dan prestasi.
"Mengangkat tenaga kependidikan honorer secara meritokratis dengan mempertimbangkan kebutuhan," demikian yang tertulis dalam dokumen tersebut.
Selain itu, Anies Baswedan-Cak Imin juga berjanji akan meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya di sekolah negeri.
Hal itu termasuk, kesejahteraan pengajar PAUD.
"Gaji guru diterima tepat waktu, tidak terlambat lagi," lanjutnya.
Tak hanya itu, Anies Baswedan-Cak Imin juga akan memastikan insentif penambahan gaji guru swasta melalui dana bantuan operasional sekolah.
Melakukan pengurangan beban administrasi menjadi maksimal 10 persen dari jam kerja.
Hingga, akan memberikan beasiswa guru dan anak guru melalui Program Dana Abadi Guru.
Sebagaimana diketahui, pasangan Anies Baswedan-Cak Imin sudah resmi mendaftar sebagai capres-cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 19 Oktober 2023.
Pendaftaran mereka diiringi oleh ribuan simpatisan.
Anies Baswedan-Cak Imin dalam kesempatan tersebut juga sempat berpidato dalam mengungkapkan visi misi mereka.

Share this article
Pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mulai mengumbar janji-janji jika terpilih salahs atunya gaji honorer