AYOJAKARTA.COM - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka, kembali buka suara terkait perubahan format debat capres-cawapres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Gibran Rakabuming Raka membantah jika perubahan format debat tersebut akan menguntungkan dirinya.
Menurut Gibran Rakabuming Raka perubahan format debat tersebut tidak menguntungkan siapapun.
“Enggak ada yang menguntungkan siapa-siapa kok. Enggak, enggak menguntungkan,” kata Gibran dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Senin (4/12/2023).
Walaupun demikian, Gibran memastikan pihaknya akan mengikuti aturan yang ada terkait pelaksanaan debat.
Gibran juga tidak mempermasalahkan apabila harus debat seorang diri tanpa didampingi oleh Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto.
Menurut Gibran pelaksanaan debat akan sama saja baik didampingi atau tidak oleh Prabowo Subianto.
“Ya kita kan mengikuti aturan KPU juga. Kan saya sudah enggak tahu updatenya di sana seperti apa. Kita ngikut aja ya. Sama aja,” ujarnya.
Sebelumnya, Komisioner KPU yakni Idham Holik menyampaikan bahwa saat debat Cawapres akan diselenggarakan dua kali sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Bagikan Susu Gratis di CFD Jakarta, Sedang Kampanye?
Idham Holik memastikan debat cawapres tetap ada, akan tetapi formatnya setiap cawapres didampingi oleh capres.
Ia juga menjelaskan pada saat debat cawapres maka yang menjadi aktor utama adalah cawapres.
“Pada saat debat calon wakil presiden maka porsi utama atau cawapres menjadi aktor utama dan kami hanya mendesain didampingi saja. Jadi memang porsinya, sesinya yang bersangkutan,” jelas Idham Holik dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.
“Jadi untuk debat cawapres itu aktor utamanya cawapres itu sendiri. Porsi utama itu ada di cawapres,” sambungnya.***

Share this article
Menurut Gibran Rakabuming Raka perubahan format debat Pilpres 2024 ini tidak menguntungkan siapapun.