Sebut Kasus Jessica Wongso Peradilan Sesat, Susno Duadji Sindir Putusan Hakim: Besar Lho Dosanya

Mantan Kabareskrim, Susno Duadji ikut buka suara soal kasus Jessica Wongso
Mantan Kabareskrim, Susno Duadji ikut buka suara soal kasus Jessica Wongso

AYOJAKARTA.COM - Mantan Kabareskrim, Susno Duadji ikut menanggapi kasus kopi sianida Jessica Wongso yang kini tengah ramai kembali.

Susno Duadji menyatakan bahwa kasus Jessica Wongso jika memang terbukti tidak bersalah maka ini merupakan peradilan yang sesat.

Bahkan Susno Duadji pun meragukan para hakim yang terlibat di persidangan Jessica Wongso karena berani memutus tanpa adanya bukti jelas di kasus tersebut.

Baca Juga: Kapuspenkum Kejaksaan Agung Klarifikasi Isu Perhatian Khusus Kasus Jessica Wongso: Kasus yang Kami Tangani Berjumlah Ribuan

Menurut Susno, kemungkinan bahwa kasus ini tidak adil adalah karena tidak adanya bantahan dari pihak Mahkamah Agung, Kejaksaan atau penyidik atas pernyataan-pernyataan yang beredar selama ini.

Hal itu diduga menjadi sebuah kebenaran yang disembunyikan oleh pihak.oenegak hukum.

"Saya mendasari pertama film di Netflix itu, yang kedua di podcast-podcast beredar, dan kita lihat tidak ada bantahan dari Mahkamah Agung, tidak ada bantahan dari Kejaksaan, tidak ada bantahan resmi dari penyidik," ujar Susno seperti dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (7/12/2023).

Baca Juga: Pengacara Senior yang Pernah Membela Soeharto dan Ariel Noah Akan Bela Jessica Wongso?

"Berarti apa yang ada di film itu, apa yang ada di medsos itu mendekati benar, nah itulah yang kita pegang," tambahnya.

Lebih lanjut, Susno menyebut bahwa jika hal tersebut benar maka peradilan Jessica dianggap sebagai peradilan yang sesat.

"Kalau itu benar peradilan terhadap Jessica ini saya katakan peradilan sesat," kata Susno.

Baca Juga: Laporan Terhadap Ayah Mirna Salihin Ditolak? Kuasa Hukum Jessica Wongso: Pihak Kepolisian Harus Bertindak Segera!

Menurutnya, hal itu lantaran bahwa hakim telah berani memutus tanpa adanya bukti yang jelas.

"Kenapa peradilan sesat, terlalu benar menghukum seseorang dengan tidak ada alat bukti yang sifatnya menunjukkan, contohnya apa kok hakim berani mengambil keyakinan bahwa Jessica lah pelakunya," tegasnya.

Susno kemudian beranggapan, bahwa tidak ada satupun bukti menyatakan jika Jessica yang memasukkan sianida ke dalam kopi Mirna dan hanya berdasarkan kebetulan semata.

"Tetapi dari film itu yang kita tonton, dan dari statement para pengacara dan statement keterangan para ahli, tak ada yang menyatakan bahwa Jessica yang memasukkan racun itu," ucap Susno lagi.

"Tapi berdasarkan bahwa Jessica duduk di meja kemudian menutupi (tangannya) dengan tas, oh ini Jessica lah pelakunya," lanjutnya.

Baca Juga: Edi Salihin dan Polisi Sembunyikan Bukti Kopi Sianida, Benarkah Agar Jessica Wongso Tak Dihukum Mati?

Dikatakan oleh Susno, putusan hakim terlalu berani yang mana ini sangat berdosa jika memutus hukuman bagi seseorang yang sebenarnya tidak bersalah.

"Ini terlalu sumir, kalo sumir terlalu berani, besar lho dosanya," katanya.

Susno kemudian menjelaskan bahwa sebab matinya seseorang bukan hanya karena racun, bisa saja ada hal lain.

Baca Juga: Laporan Tim Kuasa Hukum Jessica Wongso Mengalami Sejumlah Kendala, Ketua IPW Jelaskan Penyebab Utamanya

Apalagi jika pelaku yang sengaja membunuh korbannya dengan racum berani berhadap-hadapan, itu dianggap tidak masuk logika.

"Orang mati bisa saja bukan karena racun, saya jadi penyidik sudah cukup lama sampai jadi Kabareskrim. Kalau mau bunuh orang dengan cara meracun, tidak berhadap-hadapan," kata Susno.

"Bodoh sekali, apalagi seorang Jessica yang sudah tedidik di luar negeri," imbuhnya.

Baca Juga: Laporan Tim Kuasa Hukum Jessica Wongso Mengalami Sejumlah Kendala, Ketua IPW Jelaskan Penyebab Utamanya

Kasus kopi sianida Jessica Wongso sendiri kembali mencuat setelah 7 tahun lamanya usai dimunculkan kembali dalam film dokumenter oleh Netflix.

Film tersebut seolah membuka kembali tabir kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin dan mendakwa Jessica Wongso hukuman 20 tahun penjara.

Banyak yang akhirnya merasa ada kejanggalan-kejanggalan di kasus tersebut, dan ramai-ramai mencari keadilan baru bagi Jessica.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jessica Wongso
# peradilan
# sianida
# Susno Duadji

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.