AYOJAKARTA.COM - Pengacara senior terkemuka, OC Kaligis, angkat bicara terkait pandangannya terhadap kontroversi kasus Jessica Wongso.
Pengacara kondang ini menyoroti beberapa aspek yang menurutnya memerlukan perhatian serius dalam penegakan hukum, khususnya dalam membuka penyebab kematian Mirna Salihin.
"Saya perhatikan pada waktu itu dari penjara, kok enggak ada saksi mata. Kemudian kok nggak ada otopsi? Ahli forensik dalam hal ini yang mesti membuka perutnya Mirna, nggak menemukan sianida. Pertanyaan saya, apa benar ini?" ungkap OC Kaligis, dikutip dari channel Youtube Cumicumi, Rabu 6 Desember 2023.
Kaligis menyoroti kurangnya saksi mata dan absennya proses otopsi sebagai dua aspek kunci yang perlu dicermati dalam merespon keadaan saat itu.
"Kalau sekarang kan ramai orang, artinya timbul semangatnya untuk membela Jessica. Kalau saya dari tahun 2021, sebelum adanya film yang viral di Netflix. Nah, SOP yang melekat kepada pembunuhan itu harus ada otopsi. Ya tentu polisi kok tahu otopsi," tandasnya.
Menanggapi perubahan dinamika kasus Jessica Wongso, OC Kaligis menyatakan, "Saya ada 5 PK yang untuk kedua kalinya yang dikabulkan. Kemudian waktu kasus Sengkon dan Karta kan orang enggak kenal PK, kan terobosan bisa aja untuk keadilan."
Lebih lanjut, Kaligis mengungkapkan ketidakpuasan terhadap keberadaan hakim yang memberikan nasihat kepada Jessica di luar sidang.
"Apalagi masa ada hakim yang memeriksa perkara kasih nasihat kepada si Jessica, yuk ngaku aja deh. Dia juga komentari mengenai putusannya keadilan itu di luar sidang," tegasnya.
Pernyataan OC Kaligis menciptakan spekulasi bahwa ia mungkin turut berkontribusi dalam upaya para pengacara yang berjuang menegakkan keadilan dalam kasus Jessica Wongso.
Bagaimanapun, pandangan hukumnya dan pengalaman panjangnya di dunia hukum memberikan dimensi baru terhadap kasus yang telah memicu perbincangan publik ini.

Share this article
OC Kaligis, pengacara senior terkemuka, siap bela Jessica Wongso. Sorot saksi mata dan otopsi absen. Langkah baru menuju keadilan?