Kilas Balik Kuasa Hukum Jessica Cecar Jaksa yang Tak Paham Barang Bukti Tetapi Dilindungi Hakim, Kok Bisa?

Kasus kopi sianida Jessica Wongso memang hingga saat ini masih terus menjadi perhatian hangat diperbincangkan.
Kasus kopi sianida Jessica Wongso memang hingga saat ini masih terus menjadi perhatian hangat diperbincangkan.

AYOJAKARTA.COM — Kasus kopi sianida Jessica Wongso memang hingga saat ini masih terus menjadi perhatian hangat diperbincangkan.

Bahkan, situasi persidangan kasus Jessica Wongso di tahun 2016 silam masih terus dicari dan diungkit kembali oleh banyak pihak, guna mencari kejanggalan atau fakta baru terkait peradilan yang dianggap sesat.

Seperti kilas balik sidang kasus Jessica Wongso berikut ini yang lagi-lagi dianggap janggal dan membuat banyak pihak merasa heran.

Pasalnya, jaksa penuntut umum yang seharusnya menghadirkan barang bukti kopi bersianida justru tidak paham mana barang bukti yang sebenarnya dan mana barang pembanding.

Baca Juga: Otto Hasibuan Siap Ajukan PK Jessica Wongso di Tahun 2024: Waktu yang Tepat Menurut Kita Antara...

Tentu saja ini menjadi cecaran kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan yang merasa heran bagaimana bisa seorang jaksa tetapi tak paham barang bukti kasusnya.

Saat itu Otto Hasibuan mengingatkan jaksa tentang botol yang berisi kopi Vietnam sisa milik Mirna yang menjadi barang bukti persidangan.

"Waktu itu penuntut umum mengatakan inilah barang bukti yang diperiksa sisa minuman Mirna," kata Otto seperti dikutip dari akun TikTok @mevlkidstiktok yang mengunggah cuplikan persidangan tahun 2016 silam.

Otto kemudian membuka botol yang berisi kopi Vietnam sisa minuman Mirna yang diduga bersianida.

Baca Juga: Denny Darko Ramal Kasus Jessica Wongso Bisa Jadi Dua Perkara, Kok Bisa? Begini Katanya

"Kemudian saya coba, kita masih ingat buka tutupnya meletup, jaksa bilang tolong dicatat meletup," lanjutnya.

Lebih lanjut, kuasa hukum Jessica itu kemudian meminta jaksa juga menghadirkan botol kopi Vietnam yang dibuat oleh pegawai Kafe Olivier yang tanpa sianida sebagai pembanding.

"Yang saya tanyakan adalah barang bukti pembanding yang dijanjikan di Labkrim itu yang mana, tolong dihadirkan di sini," cecar Otto.

Namun secara mengejutkan, jaksa penuntut umum mengaku tidak tahu dan tidak bisa membedakan mana botol yang asli bersianida dan mana botol minuman pembandingnya.

Baca Juga: Rismon Sianipar Beri Pesan kepada Kapolri soal Kasus Jessica Wongso: Pak, Jangan Tutup Mata!

Tentu saja ini membuat heran Otto Hasibuan karena barang bukti yang dihadirkan rupanya adalah yang tidak bersianida alias kopi yang dipakai sebagai pembanding dan bukan yang asli.

"Kami pun tidak tahu kalau barang buktinya itu, barang bukti yang kita bawa ini adalah minuman sampling," jawab jaksa.

Padahal sebelumnya, jaksa mengaku sangat yakin jika botol yang dibawa ke persidangan merupakan yang asli minuman sisa milik Mirna.

Bahkan saat itu hakim di persidangan juga dinilai melindungi jaksa tersebut dengan memberikan pembelaan usai dicecar Otto.

Baca Juga: Tak Cuma Rismon Sianipar, Pakar Ini Juga Bongkar Bukti Rekayasa di Rekaman CCTV Jessica Wongso, Ada Gerakan Tak Lazim?

"Saya juga tadinya mengira ini adalah yang bersianida tetapi ternyata inilah yang pembanding yang tidak ada sianidanya," kata salah satu hakim persidangan.

Otto pun dibuat bingung saat itu dengan tingkah jaksa dan hakim di persidangan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jessica Wongso
# kopi sianida
# barang bukti

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.