Memanas! Debat Ketua TKN Prabowo Subianto dan Anies Baswedan: Siapa yang Tidak Beretika?

Memanas! Debat Ketua TKN Prabowo Subianto dan Anies Baswedan: Siapa yang Tidak Beretika? (Instagram @rosanroeslani dan @msyaugi09)
Memanas! Debat Ketua TKN Prabowo Subianto dan Anies Baswedan: Siapa yang Tidak Beretika? (Instagram @rosanroeslani dan @msyaugi09)

AYOJAKARTA.COM - Euforia pilpres 2024 semakin terasa karena Tim Kampanye Nasional (TKN) baru-baru ini tengah melangsungkan debat.

Seperti yang telah diketahui, video Prabowo Subianto yang baru saja melontarkan kata-kata 'ndasmu etik' membuat masyarakat gaduh dan heboh di jagat maya.

Hal ini disampaikan capres nomor urut 2 pada saat rakornas Partai Gerindra, di mana Prabowo Subianto menyindir Anies Baswedan yang baru saja mempertanyakan pelanggaran kode etik di MK saat pemutusan batas usia capres-cawapres dalam acara debat Selasa, 12 Desember 2023.

Baca Juga: Hari Ini! Debat Cawapres Dimulai dengan Penyampaian Visi, Misi, dan Program oleh Gibran Rakabuming

Kontroversi pernyataan yang disebut candaan Prabowo Subianto ramai di berbagai platform media sosial.

Dalam sebuah kesempatan lainnya, ketua TKN dari capres Prabowo Subianto dan Anies Baswedan berbicara soal etika yang saat ini mencuat di layar publik.

Rosan Perkasa, Ketua TKN Prabowo Subianto mempertanyakan siapa yang tidak beretika dalam pilpres 2024, menyinggung sikap Anies Baswedan.

"Selama Pak Prabowo ingin maju sebagai Presiden, saya tidak pernah akan maju (menirukan perkataan Anies Baswedan), kalau kita bicara etika, siapa yang tidak beretika?," ujar Rosan Perkasa seperti dikutip AyoJakarta.com dari unggahan TikTok @sedihrianahyadi pada Jumat, 22 Desember 2023.

Muhammad Syaugi, Ketua TKN Anies Baswedan capres nomor urut 1 kemudian menjawab pernyataan Rosan dengan bantahan.

Baca Juga: Prabowo Subianto Ucapkan Kata Kasar 'Ndasmu Etik', Muhaimin Iskandar: Jangan Meremehkan Etika

"Jadi, pada waktu itu saya ini bukan pelaku tapi saya bisa mendengarkan bisa melihat. Jadi, boleh dikatakan pada tahun 2017 itu oh betul pak Anies itu dibawa oleh pak Prabowo, pertama urusan biaya dulu padahal ini sudah sering di media ini. Memang pak Anies nggak punya duit, ya kan. Tetapi, di situ disepakati kalau menang, finish. Dan itu tertulis jelas, clear ya," kata Muhammad Syaugi.

"Yang kedua, tentang tadi etika bukan tidak salah, pak Anies itu sangat menghormati pak Prabowo. Mengatakan selama pak Prabowo untuk maju, pak Anies tidak akan mengintersep itu kapan? Selama beliau menjabat Gubernur, bukan seterusnya. Jadi, pada waktu 2019 pak Anies ditawari menjadi cawapres tidak mau beliau komit pada tujuan awal menyelesaikan sebagai Gubernur DKI sampai 2022. Ditawari lagi menjadi capres, tetap disitulah etika pak Anies menjunjung tinggi pak Prabowo sebagai pengusung saat itu, komitmen sampai selesai. Setelah Gubernur selesai, beliau free man, bebas sudah," tambahnya.

Debat antar ketua TKN semakin memanas, Rosan Prakasa kemudian menyinggung Anies Baswedan yang tak mengatakan hingga Gubernur selesai.

"Perasaan saya, saya tidak mendengar waktu janji itu diucapkan mengatakan bahwa saya tidak akan maju selama saya menjadi Gubernur. Saya tidak mendengar itu," ungkap Ketua TKN Prabowo Subianto.

Baca Juga: Bicara Etika, Anies Baswedan Sebut Pemimpin Harus Stabil Emosi Bukan Hanya Santun, Sindir Ganjar atau Prabowo?

Sontak langsung saja Muhammad Syaugi menganalogikan pernyataan Anies Baswedan seperti makan pagi.

"Pak Rosan ini tidak mendengar, bahwa itu akan seterusnya kira-kira begitu ya. Ini saya mau menganalogikan begini, jadi kita ini misalkan pada saat kumpul-kumpul akan makan pagi ini. Ditanya nih mau makan pagi nggak? Oh saya nggak makan pagi ini, apakah itu kira-kira besok-besok tidak akan makan pagi? Iya kan, itu nggak perlu disampaikan. Saya nggak makan pagi sekarang, besok saya makan. Masa harus begitu," jelas Muhammad Syaugi. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# TKN Prabowo
# Pilpres 2024
# debat
# etika
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.