AYOJAKARTA.COM – Perkataan Prabowo Subianto di acara perkumpulan dengan kader Partai Gerindra masih viral.
Pasalnya adalah Prabowo Subianto menahan emosinya saat debat dan di acara perkumpulan kader itu baru mengeluarkan kata kasar tersebut.
Kata kasar itu adalah “Ndasmu Etik”. Meskipun katanya bercanda, namun kenyataannya hal ini menuai berbagai komentar negatif dari banyak pihak.
Memang kata ‘Ndas’ itu termasuk kasar dalam bahasa Jawa, yang normal dipakai dan halus adalah ‘Sirah’ serta ‘Mustaka’.
Setelah Anies Baswedan memberikan tanggapannya belum lama ini, pasangan cawapresnya, Muhaimin Iskandar, juga turut berkomentar.
Informasi selanjutnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPAS TV:
Cawapres nomor urut 1 dalam Pemilu 2024, Muhaimin Iskandar, turut berkomentar soal kata kasar ‘Ndasmu Etik’.
Muhaimin Iskandar mengatakan kalau kata kasar tersebut mencerminkan sedang meremehkan etik atau etika sehingga ia mengimbau jangan meremehkan etika.
“Karena itu jangan meremehkan etika,” pesan dari Muhaimin Iskandar dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPAS TV.
Ketua PBB tersebut juga mengatakan kalau keberhasilan tata negara itu justru bermula dari etika yang baik.
Muhaimin Iskandar juga mengatakan kalau susah untuk mencerna tentang keberhasilan tata negara dari etik.
“Ya, susah ya, untuk bisa mencerna bahwa salah satu keberhasilan ketata negaraan kita (Indonesia) justru di etik.” ujar Muhaimin Iskandar dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPAS TV.
Muhaimin Iskandar menjelaskan alasannya karena etik atau etika itu setara tingkatnya dengan hukum.
“Etik itu posisinya sama dengan hukum. Karena apa? Karena etika penyelenggaraan negara dan hukum penyelenggaraan negara itu sejajar sehingga semuanya berjalan lebih objektif.” lanjutnya.
Muhaimin Iskandar juga sempat menuliskan di media sosialnya tentang ini sebagai penyadaran bahwa etika itu harus dijunjung tinggi.
Baca Juga: Dituding Sebar Hoax oleh Pihak Mantan Wamenkumham Eddy Hiariej, Wakil Ketua KPK: Biarin Saja
“Ya, sebagai bagian dari penyadaran bahwa etika harus dijunjung tinggi.” akhir Muhaimin Iskandar dalam YouTube KOMPAS TV tersebut dikutip AyoJakarta.com.
Itulah berita tentang Muhaimin mengatakan Jangan Meremehkan Etika menanggapi Prabowo Subianto ucapkan kata kasar “Ndasmu Etik”.

Share this article
Kata kasar itu adalah “Ndasmu Etik”. Meskipun katanya bercanda, namun kenyataannya hal ini menuai berbagai komentar negatif banyak pihak.