AYOJAKARTA.COM – Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, menyinggung pendapat Prabowo Subianto yang menyebut Palestina negara yang lemah.
Seperti yang diketahui, pada debat Pilpres Prabowo Subianto sempat menyebut Palestina sebagai negara lemah sehingga bisa ditindas oleh negara lain.
Mengenai hal tersebut, Anies Baswedan mengatakan bahwa Palestina sudah terjadi politik apartheid.
Anies Baswedan mengungkapkan bahwa di Palestina sudah terjadi pendudukan, penjajahan, dan penindasan.
Sehingga, Anies menilai seharusnya itu hal yang harus diperjuangkan oleh Indonesia.
“Gini, ini bukan soal lemah. Palestina itu adalah sebuah tempat dimana disitu ada politik apartheid, disitu ada pendudukan, penindasan. Jadi ini yang harus kita perjuangkan,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu, 10 Januari 2024.
Baca Juga: Anies Baswedan Kaget Jokowi Ikut Komentar Soal Kontroversi 'Menyerang' Prabowo Subianto
Menurut Anies, tidak tepat rasanya apabila Palestina disebut sebagai negara yang lemah.
Bagi eks Gubernur DKI Jakarta itu Palestina adalah negara yang tangguh karena masih bisa bertahan hingga sekarang.
Bahkan, Anies menyebut Palestina adalah negara yang kuat karena Israel tidak bisa masuk ke wilayah Gaza hingga sekarang.
“Dan kalau dikatakan Gaza itu lemah, tidak. Gaza itu hebat, tangguh, kalau tidak, tidak bisa bertahan seperti sekarang. Siapa bilang dia lemah? Tidak bisa dimasuki sampai sekarang,” ungkapnya.
Lebih jauh, Anies menuturkan bahwa Palestina mempunyai daya juang yang membuat seluruh dunia takjub.
Anies berujar apa yang ditunjukkan oleh Palestina adalah bentuk semangat jihad yang luar biasa.
“Mereka memiliki daya juang yang membuat dunia itu terheran. Di situ kita ditunjukkan bagaimana mereka bertahan dengan semangat jihad yang luar biasa. Jadi, jangan mengatakan Gaza itu lemah. Gaza itu kuat. Jadi saya tidak sependapat kalau dikatakan Gaza itu lemah,” tutupnya.

Share this article
Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, menyinggung pendapat Prabowo Subianto yang menyebut Palestina negara yang lemah.