TEGAS! Rismon Sianipar Desak Saksi Ahli Digital Kasus Jessica Untuk Jadi Justice Collaborator, Siapa?

TEGAS! Rismon Sianipar Desak Saksi Ahli Digital Kasus Jessica Untuk Jadi Justice Collaborator, Siapa?
TEGAS! Rismon Sianipar Desak Saksi Ahli Digital Kasus Jessica Untuk Jadi Justice Collaborator, Siapa?

AYOJAKARTA.COM - Kasus Jessica Wongso hingga kini masih terus menjadi sorotan dan banyak pihak yang terus berupaya membantu agar dapat menemukan keadilan di kasus kopi sianida ini.

Termasuk salah satunya Rismon Sianipar yang sempat menjadi saksi ahli digital forensik dari kuasa hukum Jessica Wongso yang terus berkoar-koar mencari keadilan bagi gadis yang telah dipenjara 7 tahun lamanya itu.

Rismon terus berupaya membuktikan bahwa ada rekayasa dalam CCTV yang digunakan sebagai bahan pertimbangan hakim dalam memberikan putusan hukuman bagi Jessica Wongso.

Baca Juga: Tambah Bukti Baru untuk PK, Kuasa Hukum Jessica Wongso Akan Surati Polisi Australia, Soal Apa?

Menurut Rismon, hampir 100 persen dirinya meyakini bahwa ada pihak yang telah merekayasa CCTV yang digunakan di persidangan dan hal itulah yang membuat Jessica akhirnya dinyatakan bersalah.

Tentu saja Rismon meminta pertanggungjawaban kepada sosok yang dianggap telah merekayasa yakni Muhammad Nur Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto yang merupakan saksi ahli digital forensik yang dipanggil oleh Jaksa Penuntut Umum.

Dua orang itulah yang dianggap Rismon orang yang paling bertanggung jawab membuat Jessica di penjara.

Muhammad Nur Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto diyakini telah melakukan manipulasi terhadap folder dan file CCTV kamera dari Kafe Olivier sehingga membuat kabur gambar.

Dengan tegas, Rismon mendesak keduanya untuk mengakui perbuatannya dan lebih baik membongkar kasus ini dengan menjadi justice collaborator.

Baca Juga: Pesan Jessica Wongso untuk Pelaku Pembunuhan Mirna Salihin: Walaupun Kamu Ngumpetnya Kayak Gimana...

“Saya ingatkan kepada Muhammad Nur Al Azhar dan kepada Christopher Hariman Rianto, ayolah mengaku salah jadi justice collaborator, supaya masalah ini selesai tidak berkepanjangan, kasihan anak manusia ini,” ucap Rismon seperti dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube miliknya Balige Academy, Jumat (12/1/2024).

Rismon meyakini bahwa baik Muhammad Nur Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto telah melakukan rekayasa dengan menurunkan resolusi video CCTV.

Dan hal itu membuat penggiringan keyakinan kepada hakim persidangan yang akhirnya menjatuhkan putusan 20 tahun penjara bagi Jessica.

Tentu jika hal ini terbukti ada manipulasi, kedua saksi ahli digital forensik tersebut telah menurunkan kredibilitas dari ketiga hakim persidangan kasus Jessica.

Baca Juga: dr Lita Gading Pernah Dilarang Bahas Kasus Kopi Sianida, Mengaku Tahu Masalah Kasus Jessica Wongso

“Video CCTV kalian rekayasa ya kalian turunkan resolusinya biar kabur menggiring ketiga hakim. Kan kasihan ketiga hakim tersebut kalian buat kredibilitasnya hancur karena kalian tipu di dalam persidangan!” tegas Rismon.

“Saya sangat yakin bahkan di atas itu, bahwa kalian lewat BAP kalian tertangkap basah melakukan manipulasi dan rekayasa, supaya ini berhenti, ya kalian berubah bertobat kalian berdua!” tegas Rismon lagi.

Kasus Jessica Wongso yang telah berlalu tahun 2016 silam memang menjadi sorotan usai kembali dihadirkan dalam bentuk film dokumenter oleh Netflix.

Dan kini banyak pihak yang tengah berupaya mencari keadilan bagi jessica karena kasus ini dianggap memiliki banyak kejanggalan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jessica Wongso
# kopi sianida
# rismon sianipar

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.