AYOJAKARTA.COM – Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas memberikan respon terhadap pernyataan Cak Imin terkait ke-NU-an Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah Indar Parawansa diketahui resmi tergabung dalam tim Prabowo-Gibran, dan akan mulai aktif kampanye pada 21 Januari 2024.
Zulhas menilai pernyataan Cak Imin sebagai bentuk keputusasaan dirinya terkait bergabungnya Khofifah dalam kubu Prabowo.
“Itu putus asa kayaknya,” ucap Zulhas, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Sabtu, 13 Januari 2024.
Baca Juga: Keakraban Cak Imin dan Ganjar Pranowo Jadi Sorotan: Kapan Ngopi? Burung Lovebird Apa Kabar?
Sebelumnya, cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, meragukan ke-NU-an Khofifah Indar Parawansa setelah dirinya memberikan dukungan ke pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Cak Imin, menilai bahwa semua orang yang berideologi Nahdlatul Ulama (NU), itu pasti Anies-Muhaimin.
"Orang yang punya ideologi NU pasti istiqamah ke AMIN. Saya meragukan ke-NU-annya kalau tidak pilih AMIN (Anies-Imin)," ucap Cak, Kamis, 11 Januari 2024.
Walaupun begitu, Cak Imin tetap menghargai pilihan Khofifah, karena setiap orang memiliki hak dalam demokrasi.
Baca Juga: Waduh! Cak Imin Blunder Lagi, Sebut Partai Pengusungnya PAN Bukan NasDem
Beberapa waktu sebelumnya, Cak Imin juga sempat mengatakan apabila warga NU yang tidak mendukung AMIN 'kebangetan'.
Sebagai kader asli NU, Cak Imin merasa kalau dirinya pantas untuk dipilih oleh keluarga besar NU.
"Jadi lek onok wong (kalau ada orang) NU, enggak nyoblos wong NU sing asli (yang asli) berarti kebangeten (keterlaluan)," ucap Cak Imin, Rabu, 10 Januari 2024.
Terkait Khofifah yang bergabung dalam pihak Prabowo-Gibran, Cak Imin tetap optimis bahwa PKB kuat di Jawa Timur.***

Share this article
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas memberikan respon terhadap pernyataan Cak Imin terkait ke-NU-an Khofifah Indar Parawansa.