Kontroversi Pernyataan Jokowi Soal Presiden Boleh Kampanye, Pakar: Harus Diralat, Itu Berbahaya!

Hingga kini pernyataan Jokowi soal Presiden dan Menteri boleh berkampanye dan berpihak ke salah satu Paslon memang terus menuai kontroversi.
Hingga kini pernyataan Jokowi soal Presiden dan Menteri boleh berkampanye dan berpihak ke salah satu Paslon memang terus menuai kontroversi.

AYOJAKARTA.COM - Hingga kini pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal Presiden dan Menteri boleh berkampanye dan berpihak ke salah satu Paslon memang terus menuai kontroversi.

Tentu pernyataan Presiden Jokowi tersebut juga menjadi sorotan banyak pihak khususnya para pakar hukum dan politik di Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu Pakar Hukum Tata Negara, Zainal Arifin Mochtar yang menyebut bahwa pernyataan Presiden Jokowi seharusnya bisa diralat karena cukup berbahaya.

"Saya kira ada yang harus disikapi makanya saya sendiri mengatakan harusnya presiden meralat ucapannya karena ucapan itu agak berbahaya, menimbulkan kesan yang berbahaya," ujar Zainal seperti dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Kamis, 25 Januari 2024.

Selain itu, Zainal juga mengungkapkan kekhawatirannya soal bagaimana nantinya para pejabat negara lain termasuk ASN memahami pernyataan Jokowi.

Padahal ketika bulan November 2023 lalu, Jokowi sempat memberikan pernyataan bahwa para ASN diminta harus netral dalam Pilpres 2024 ini.

"Saya kira berbeda sekali dengan versi November 2023 gitu," ucapnya.

Baca Juga: Otto Hasibuan Ungkap Alasan Hakim Kasus Jessica Wongso Dilaporkan: Demi Tegakkan Hukum dan Keadilan

Tentu saja hal ini akan menimbulkan pertanyaan bagi para ASN soal yang diperbolehkan, dan mana pernyataan yang benar, apakah yang disampaikan bulan November 2023 atau Januari 2024.

Hingga saat ini pun seluruh ASN masih dilarang melakukan tindakan kampanye bahkan hanya sekedar berpose dengan satu atau dua jari pun itu dilarang.

Namun justru kepala negara yang membawahi itu semua memberikan contoh pelanggaran tersebut dihadapan publik.

"Kita pakai logika sederhana saja ya, coba bayangkan ASN yang menggunakan jari satu dua atau tiga atau apapun saja itu dilarang," tutur Zainal.

Baca Juga: Bongkar Sifat Seseorang Berdasarkan Tatapan Mata, Kamu yang Mana nih?

"Bagaimana kemudian kalau kepala pemerintahan, kepala negara yang membawahi itu, melakukan itu dihadapan publik," imbuhnya.

Tentu saja menurut Zainal, inilah yang harus menjadi perhatian penting jangan sampai pejabat menggunakan kekuasaannya untuk melakukan hal yang melanggar.

Dan seharusnya, para pejabat termasuk kepala negara diatur mengenai cuti-cutinya dan diatur juga soal kapan mereka bisa berkampanye.

Dan peraturan seperti sebaiknya harus jelas dan memiliki dasar hukum yang tinggi, apalagi saat ini dikatakan Zainal bahwa ada konflik kepentingan, sebab anak presiden ikut mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2024.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kontroversi
# kampanye
# Jokowi

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.