AYOJAKARTA.COM - Dalam debat cawapres pekan lalu, Gibran berulang kali menyebut Tom Lembong saat menghujani paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar perihal LFP.
Menurut cawapres nomor urut dua, paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar kurang cukup berdiskusi dengan Tom Lembong perihal pentingnya hilirisasi.
Mantan Menperindag tersebut yang merupakan Co-Captain pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar semakin menjadi sorotan.
Baca Juga: Viral Saldo Rp 400 Ribu Masuk KKS, Benarkah Bantuan PKH atau BPNT? Cek di Sini
Dalam sebuah diskusi, Tom Lembong memastikan bahwa pasangan Anies-Muhaimin bukanlah pasangan yang anti terhadap hilirisasi ugal-ugalan.
“Jawaban Pak Muhaimin sangat sempurna, kita tentunya tidak anti hilirisasi, tetapi kita anti hlirisasi yang ugal-ugalan,” ungkap Tom yang kini menuai sejumlah tanggapan.
Menurut Menko Marves Luhut Pandjaitan dan Menteri Invetasi Bahlil Lahadalia, pernyataan Cak Imin dan Tom Lembong merupakan pernyataan yang tidak bisa dipertanggung-jawabkan.
Menurut Menko Marves, pernyataan yang disampaikan Muhaimin Iskandar dan dipertegas oleh Tom perihal hilirisasi ugal-ugalan merupakan suatu kebohongan.
Karenanya, Luhut Binsar Panjaitan berharap untuk bisa mengajak Muhaimin Iskandar mendatangi langsung smelter di sejumlah wilayah di Indonesia.
Menko Marves Luhut Binsar yakin tanggapan kubu Anies-Muhaimin akan berubah setelah melihat secara langsung proses hilirisasi yang terjadi, sehingga tidak perlu berbohong.
“Saya sebenarnya pengen mengundang Muhaimin untuk berkunjung ke Morowali untuk melihat sendiri, daripada Anda berbohong kepada publik,” ungkap Luhut.
Luhut menambahkan, kebohongan merupakan salah satu karakter yang tidak sepantasnya dimiliki oleh seorang calon pemimpin.
Selain itu berdasarkan data yang dimiliki, Luhut juga memastikan adanya penurunan tingkat angka kemiskinan di daerah akibat adanya hilirisasi.
“Data 2015, kemiskinan disana itu 14,7 pesen, data 2023 itu 12,4 persen, jadi kemiskinan disana itu turun,” jelas Luhut.
Sehubungan dengan adanya keinginan Menko Marves untuk mengundang, cawapres Muhaimin Iskandar menyatakan kesediaan untuk berkunjung ke smelter.
Menurut Muhaimin Iskandar, agenda kunjungan ke smelter bisa segera dijadwalkan pasca proses kampanye selesai dilakukan.
“Nanti kalau kampanye ini mulai agak reda, tentu akan saya temui Pak Luhut dan pergi ke daerah-daerah tambang,” jelas Cak Imin.
Baca Juga: 5 Kota Terkotor di Indonesia Versi Kementerian Lingkungan Hidup, Ada Medan hingga Manado!
Terkait dengan pernyataan Menko Marves dan Menteri Investasi kepada Tom Lembong, capres Anies Baswedan ikut memberikan tanggapan.
Pernyataan tersebut disampaikan Anies usai mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh pada Sabtu 27 Januari 2024 pagi.
Menurut Anies, pemerintah lebih baik fokus dengan sejumlah agenda pekerjaan yang sudah direncanakan.
“Kami bersyukur gagasan perubahan semakin hari makin kuat, jadi tidak perlu khawatir dan panik,” jelas Anies dikutip Ayojakarta, Minggu 28 Januari 2024 dari Kompas TV. ***

Share this article
Menko Marves Luhut Pandjaitan dan Menteri Invetasi Bahlil Lahadalia, sebut pernyataan Cak Imin dan Tom Lembong tidak bisa dipertanggungjawab