AYOJAKARTA.COM - Sosok calon wakil presiden nomor urut tiga, Mahfud MD kini namanya justru ramai dikait-kaitkan dengan kasus pembunuhan Brigadir J dan Ferdy Sambo.
Viral video yang Mahfud MD yang mengklaim bahwa dirinya berjasa di kasus Ferdy Sambo setelah keluarga Brigadir J bersama dengan kuasa hukumnya Kamaruddin Simanjuntak dan Irma Hutabarat datang menemuinya sambil menangis-nangis.
Melihat pernyataan Mahfud MD soal klaim jasanya di kasus Ferdy Sambo, Irma Hutabarat yang namanya ikut disebut akhirnya membongkar fakta sebenarnya.
Irma Hutabarat dikatakan datang mendampingi keluarga Brigadir J yang saat itu menangis-nangis meminta bantuan kepada Mahfud MD dan menyebut bahwa kasus ini sebenarnya adalah pembunuhan berencana.
Melihat pernyataan Mahfud yang akhirnya viral tersebut, Irma akhirnya buka suara dan menjelaskan apa yang terjadi.
Menanggapi pernyataan Mahfud, Irma Hutabarat mengatakan bahwa ia memang pernah datang kepada Mahfud MD di kantor Menkopolhukam bersama dengan Kamaruddin Simanjuntak.
Tetapi, kedatangannya saat itu tidak bersama dengan keluarga Brigadir J, korban penembakan Ferdy Sambo.
Pertemuan itu juga terjadi saat 1 Februari 2023 dimana kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo sudah mencapai tahapan jelang vonis.
Tentu Irma membantah keras seluruh pernyataan Mahfud terkait ia dan keluarga Brigadir J datang kepadanya sambil menangis.
Baca Juga: Bicara Soal Kasus Ferdy Sambo, Irma Hutabarat Ungkap 3 Poin Kebohongan Mahfud MD: Gak Masuk Akal!
Irma menyebut bahwa pernyataan Mahfud adalah sebuah kebohongan dan karangan semata. Bahkan menyentil sang mantan Menkopolhukam itu seolah tengah lupa ingatan berjilid-jilid.
"Saya melihat ini ada semacam lupa ingatan berjilid-jilid . Saya lihat nih tanggal 13 Februari itu adalah vonis kasus pembunuhan Josua, dan tanggal kita datang itu tanggal 1 Februari. Jadi 2 Minggu sebelum vonis," kata Irma seperti dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube Irma Hutabarat - HORAS INANG, Senin (5/2/2024).
Lebih jauh, Irma mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Mahfud adalah sebuah fakta yang salah.
"Data yang salah, tanggal yang salah, fakta yang salah, iya jadi semuanya salah yang dikatakan! M"
Irma akui memang pernah ada pertemuan, namun bukan membahas soal kasus Josua, dan bahkan keluarga Brigadir J pun tak ada dibawanya ke sana.
Baca Juga: Irma Hutabarat: Terbongkarnya Kasus Ferdy Sambo Bukan karena Mahfud MD
"Kecuali bahwa memang pernah bertemu, kalau pernah bertemu benar bertemu. Kalau nangis-nangis enggak benar!" lanjutnya.
Menurutnya orang pasti akan sangat mudah percaya dengan apa yang disampaikan Mahfud apalagi dirinya adalah Menkopolhukam namun sayangnya hal itu adalah kebohongan.
"Jadi semua yang dikatakan itu kalau mau dibedah kata per kata adalah bohong dan ngarang semua!" kata Irma.***

Share this article
Irma Hutabarat mengaku memang dirinya pernah bertemu dengan Mahfud MD, tapi tidak bersama keluarga Brigadir J dan nangis-nangis.