AYOJAKARTA.COM – Aktivis Irma Hutabarat menanggapi pernyataan Mahfud MD soal pihak keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang datang dan menangis dihadapannya.
Irma Hutabarat membenarkan bahwa dirinya, Kamaruddin Simanjuntak, dan keluarga Brigadir J memang bertemu dengan Mahfud MD terjadi pada 1 Februari 2023 lalu.
Akan tetapi, Irma Hutabarat menegaskan bahwa pada saat itu tidak ada satupun yang menangis di hadapan Mahfud MD.
“Tanggal 1 Februari 2023 tidak ada setetes air mata pun baik dari saya, Kamaruddin, maupun keluarga Yosua,” tegasnya dikutip dari kanal YouTube Irma Hutabarat – HORAS INANG, Senin (5/2/2024).
Irma mengatakan pada saat pihaknya datang dengan gagah karena pada saat itu kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah hampir mendekati vonis.
Ia pun juga menyatakan pertemuannya dengan Mahfud bukan untuk meminta bantuan Menko Polhukam.
Sebab, kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo Cs sudah ditangani oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Bahkan, Irma pun menyinggung apa yang disampaikan oleh Mahfud sama sekali tidak masuk akal.
“Kami datang dengan gagah karena sudah diujung vonis dan sama sekali tidak meminta bantuan untuk urusan Yosua karena sudah ditangani oleh PN Jaksel dan tinggal menunggu vonis saja,” katanya.
Baca Juga: Tanggapi Putusan DKPP Terkait Ketua KPU Langgar Etik, TKN Prabowo-Gibran: Ini Persoalan Teknis
“Jadi kalau dikatakan kedatangan kami saya, Kamaruddin, keluarga mengadu menangis lalu karena menangis Mahfud MD mengatakan ini adalah pembunuhan itu kan nonsense, enggak masuk akal. Kalau direkonstruksi itu pasti lucu banget. Tidak ada setetes pun air mata di sana,” sambungnya.
Lebih jauh, Irma pun menuturkan bahwa Mahfud bukanlah sosok yang membongkar kasus pembunuhan Brigadir J.
“Bukan dia yang membongkar kasus Yosua. Runutan waktu ketika kami datang menemui beliau di kantor Menko Polhukam itu jauh setelah peristiwa itu dibongkar oleh tim Kamaruddin Simanjuntak yang mengikuti apa yang dibongkar dan dicurigai oleh dua orang tante dari Yosua, Roslin dan Rohani. Mereka yang berjasa, mereka yang membongkar,” tutupnya.***

Share this article
Irma Hutabarat menegaskan bahwa pada saat itu tidak ada satupun yang menangis di hadapan Mahfud MD kala pernjuangkan kasus Brigadir J