Hore! Batas Aktivasi PIP Kemdikbud Tahap 1 Diperpanjang, Cek Status pip.kemdikbud.go.id Cair Sebelum Lebaran?

Pencairan bansos PIP Kemdikbud RI periode salur Februari-April 2024 sudah ditunggu oleh siswa penerima.
Pencairan bansos PIP Kemdikbud RI periode salur Februari-April 2024 sudah ditunggu oleh siswa penerima.

AYOJAKARTA.COM — Pencairan bansos PIP Kemdikbud RI periode salur Februari-April 2024 sudah ditunggu oleh siswa penerima.

Siswa siswi dari SD, SMP, SMA, SMK/sederajat yang berasal dari keluarga tidak mampu atau rentan miskin, masuk dalam daftar sasaran penerima PIP Kemdikbud RI.

Sebelum dana PIP Kemdikbud RI dapat dicairkan, siswa yang dinyatakan sebagai penerima bantuan diwajibkan untuk aktivasi rekening SimPel, yang untuk batas aktivasinya diperpanjang hingga akhir Februari 2024.

Kemendikbudristek RI kembali akan menyalurkan bantuan pendidikan PIP (Progam Indonesia Pintar) Kemdikbud RI yang akan dicairkan dalam tiga tahap.

Periode penyaluran PIP Kemdikbud RI 2024 dimulai tahap 1 periode Februari-April, tahap 2 periode Mei-September, dan tahap 3 periode Oktober-Desember.

Untuk tahun 2024 ini, 18,5 juta siswa dari SD hingga SMA/SMK sederajat akan menerima bansos PIP Kemdikbud RI dimulai pencairan tahap 1 periode Februari-April.

PIP Kemdikbud RI tahun 2024 merupakan salah satu program pemerintah yang membantu anak sekolah SD-SMA/SMK s3derajat tidak mampu atau rentan miskin, agar mendapatkan bantuan akses pendidikan yang layak dan subsidi biaya sekolah. 

Nominal bantuan PIP Kemdikbud RI dibagi menjadi tiga jenjang berbeda pendidikan yang berbeda.

SD sederajat mendapatkan Rp450 ribu per tahun.

Untuk kelas 6 semester genap dan kelas 1 semester ganjil sebesar Rp225 ribu.

SMP sederajat mendapatkan Rp750 ribu per tahun.

Untuk kelas 9 semester genap dan kelas 7 semester ganjil sebesar Rp375 ribu.

SMA, SMK atau sederajat mendapatkan Rp1,8 juta per tahun. Untuk kelas 12 semester genap dan kelas 10 semester ganjil Rp900 ribu.

Waktu pencairan bansos PIP Kemdikbud RI tahap 1 Alokasi Februari-April 2024, pihak Puslapdik akan RI belum resmi memberikan informasi lebih lanjut.

Jika mengacu pada pencairan PIP tahap 1 yang dicairkan melalui rekening SimPel, terjadi di minggu ketiga bulan Februari 2023.

Akan tetapi, sepertinya untuk pencairan PIP Kemdikbud RI tahap 1 ini tidak sama dengan jadwal cair tahun 2023, karena jika bertepatan dengan masa Pemilu 2024.

Ditambah, dengan batas akhir aktivasi rekening SimPel (BRI untuk jenjang SD dan SMP sederajat) dan BNI (untuk jenjang SMA/SMK Sederajat) diperpanjang hingga 29 Februari, dari yang semula 31 Januari 2024. 

Biasanya, untuk jarak dari batas aktivasi dengan proses pencairan tidak lama kurang lebih dua minggu, sehingga prediksi pencairan dana PIP Kemdikbud RI akan dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2024 atau di bulan Maret 2024.

Oleh karena itu, bagi siswa untuk mengecek apakah masuk dalam daftar penerima PIP Kemdikbud RI Tahap 1 2024 dapat mengakses laman https://pip.kemdikbud.go.id.

Jika sudah dinyatakan sebagai penerima bansos PIP, segera lakukan aktivasi rekening SimPel sebelum batas akhir waktu aktivasi.

KPM siswa jenjang SD dan SMP sederajat bisa diwakilkan oleh orang tua atau wali murid untuk melakukan aktivasi rekening SimPel. Sedangkan untuk KPM siswa SMA/SMK sederajat harus melakukan aktivasi rekening SimPel sendiri (Mandiri).

Aktivasi rekening bisa langsung datang ke bank Himbara tertunjuk (BRI atau BNI) sesuai jenjang pendidikan dengan membawa surat pengantar dari sekolah masing-masing.

Baca Juga: Alhamdulillah Batas Aktivasi Rekening PIP Diperpanjang, Lakukan Sebelum Tanggal Ini Ya!

Atau, dapat menggunakan aplikasi SI PINTAR untuk proses aktivasi rekening, dengan cara sebagai berikut:

1. Unduh aplikasi SIPINTAR di Ponsel melalui Play Store atau App Store jika belum terinstal.

2. Buka aplikasi kemudian pilih fitur Pip dan lakukan langkah selanjutnya.

3. Pilih opsi "Rekening" PIP Kemdikbud RI. 

4. Masukkan Nomor Kartu Identitas secara benar.

5. Isi nama lengkap, tanggal lahir, alamat, nomor kartu identitas (KTP/SIM/Paspor), dan informasi lain yang diperlukan.

6. Unggah foto dan tanda tangan dan lakukan verifikasi.

7.Pastikan unggahan harus jelas dan sesuai dengan identitas yang diberikan.

8. Pilih metode verifikasi identitas.

9. Tunggu 1-2 hari untuk proses validasi dan verifikasi data.

10. Jika proses validasi berhasil, maka akan mendapatkan pemberitahuan aktivasi rekening telah berhasil diaktifkan.

11. Setelah berhasil aktivasi, sudah dapat mengakses dan melakukan transaksi rekening PIP Kemdikbud RI secara online.

Baca Juga: PIP Kemdikbud Tahap 1 Periode Februari Cair hingga Rp1,8 Juta, Update Cek Data Penyaluran Tahun 2024

Itulah informasi terkait dengan pencairan dana PIP Kemdikbud RI tahap 1 tahun 2024 dan proses aktivasi rekening.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cair
# cair
# PIP
# Bansos

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.