Makin Berani! Liga Akbar Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon Ternyata Terpaksa Mengakui BAP: Skenario Itu...

Liga Akbar Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon
Liga Akbar Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina Cirebon yang terjadi delapan tahun silam ternyata semakin menyita perhatian publik.

Pasalnya, banyak teka-teki atas kematian dua remaja Vina dan Eki yang terjadi tahun 2016 lalu.

Sejak rilis sebuah film berjudul Vina: Sebelum 7 Hari yang diambil dari kisah nyata kematian Vina dan Eki di Cirebon kini kembali menjadi sorotan banyak orang.

Sebelumnya disebutkan ada 8 orang pelaku yang statusnya terpidana karena melakukan pembunuhan terhadap Vina dan Eki, serta 1 orang DPO bernama Pegi Setiawan alias Perong yang saat ini sudah ditangani oleh pihak yang berwajib.

Baca Juga: H-2 Penutupan Pendaftaran Sekdin! Ini Dia TOP 10 Sekolah Kedinasan dengan Pendaftar Terbanyak, Nomor 1 IPDN

Baru-baru ini, muncul dihadapan publik Liga Akbar sosok yang disebut-sebut saksi kunci pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon.

Awalnya, Liga Akbar mengakui bahwa dirinya melihat dengan jelas Vina dan Eki dibunuh secara keji oleh sekelompok orang.

Tetapi, saat ini Liga Akbar mengakui dirinya waktu itu terpaksa mengakui seluruh peristiwa yang tertulis dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Saya bingung waktu itu pak, saya mau bilang sama siapa karena gak ada yang percaya," kata Liga Akbar, dikutip ayojakarta.com dari YouTube Official iNews pada Kamis (13/06/2024).

Baca Juga: 10 SMA Terbaik di DKI Jakarta Berdasarkan Nilai UTBK dan Peringkat Nasional menurut LTMPT, Referensi Untuk PPDB 2024!

Saat ditanya siapa yang menyuruh Liga Akbar menjadi saksi saat kasus pembunuhan Vina dan Eki, ia menjawab dengan lantang Pak Rudiana atau Ayah Eki.

"Pak Rudiana," jawabnya.

Ia pun menjelaskan sebab dirinya menjadi saksi saat itu.

"Karena dimintai keterangan soal almarhum Vina dan Eki dari helm dan motor, itu saja awalnya yang diminta," terangnya.

Liga Akbar mengakui dengan suara yang pelan bahwa dirinya saat kejadian pembunuhan Vina dan Eki Cirebon ada di tempat yang lumayan jauh dari TKP.

"Ada di warung SMA 4, agak jauh," ucap Liga Akbar.

Kemudian, ia menyebut alasan mengapa dirinya diminta Rudiana sebagai saksi di kasus pembunuhan Vina dan Eki.

"Mungkin karena kedekatan saya dengan almarhum Eki dulu," tuturnya.

Ia lantas mengungkapkan bahwa dirinya sudah menolak untuk menjadi saksi karena tidak melihat secara langsung pembunuhan Vina dan Eki, namun ia mengakui tiba-tiba dijemput di rumah.

Baca Juga: Alhamdulillah THR Idul Adha! Ada 11 Bansos Akan Cair Sebelum Tanggal 17 Untuk Para KPM, BLT MRP Termasuk?

"Minta tolong untuk memperkuat bukti, tiba-tiba saya dijemput di rumah," jelasnya.

Liga Akbar menjelaskan bahwa saat itu BAP yang tidak sesuai dengan apa yang ia lihat adalah skenario dari pemeriksa.

"Skenario itu saya udah nolak berapa kali, dibantu waktu itu sama pemeriksa," ucapnya.

"Bukan diajarin, dirangkai," tambah Liga Akbar. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Eki
# Liga Akbar
# Liga Akbar
# Vina

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.