AYOJAKARTA.COM - Menteri Sosial, Tri Risma Harini merespons pernyataan Menko PMK Muhadjir Effendy soal korban j*di online harus dimasukan ke dalam DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.
Menurut Risma, selama orang tersebut memiliki data yang lengkap, maka ia juga siap untuk memberikan bansos.
"Aku gak tahu orangnya, kalau orangnya tahu ya it's okay lah," ucap Risma dikutip dari YouTube Kompas TV pada, Minggu 16 Juni 2024.
"Kan harus ada datanya kalau gak ada kan gak bisa," lanjutnya.
Baca Juga: Catat! Ini Dia Cara Membuat Sate Daging Kurban yang Empuk Ala Dims The Meat Guy
Tri Risma Harini juga menuturkan bahwa selama orang tersebut masuk ke dalam golongan kurang mampu dan tidak dilarang negara maka ia akan memberikan bansos.
"(Korban) J*di online sepanjang dia miskin ya dia berhak. Pokoknya tidak dilarang oleh negara saya siap, pokoknya miskin," kata Risma.
Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengusulkan bahwa korban j*d* online dimasukan kedalam DTKS.
Hal tersebut diusulkan oleh Muhadjir karena dampak dari j*d* online adalah meningkatnya tingkat kemiskinan.
"Kita sudah banyak memberikan advokasi mereka yang korban j*di online ini misalnya kemudian kita masukkan di dalam DTKS sebagai penerima bansos," kata Muhadjir.
Menurutnya, kemiskinan yang diakibatkan oleh j*d* online merupakan tanggung jawab dari Menko PMK.
Baca Juga: Tes IQ : Waktumu 10 Detik untuk Temukan Kesalahan pada Gambar Pantai Indah Ini!
Dengan memberikan bansos kepada korban j*d* online, Muhadjir berharap bahwa korban kemiskinan karena j*d* online bisa dihentikan.
Di sisi lain, pernyataan tersebut malah membuat sebagian KPM mengeluh.
Hasil pantuan AyoJakarta.com dari kolom komentar YouTube Naura Vlog, kebanyakan KPM tidak setuju jika korban j*d* online diberi bansos.
Alasannya adalah korban j*d* online miskin karena ulahnya sendiri dengan menggunakan uang yang didapat untuk berjudi bukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Penjudi itu miskin karna ulah nya sendiri,, pemerintah tolong paham," tulis @user***
"TDK setuju kalo pelaku judi online bisa dpt bantuan PKH BPNT, itu pemikiran yang keliru," tulis @ytp***
"Tidak setuju korban judi online di kasih bansos itu karna ulas sendiri jd miskin," tulis @purr***
"org yg berjudi ko, di ks bansos, saya tdk setuju, msh banyak org miskin yg berhak," tulis @aut***
"Tukang judi online dikasih (bansos) nanti ya buat judi online lagi, gimana dong," tulis @user***

Share this article
Kontroversi pernyataan Menko PMK Muhadjir Effendy, Mensos Tri Risma Harini satu suara dan bilang akan bantu