Ayah Eki Dilaporkan oleh Farhat Abbas, Iptu Rudiana Diduga Lakukan Rekayasa dalam penyelidikan Kasus Vina, Benarkah?

Kuasa hukum Saka Tatal, Farhat Abbas
Kuasa hukum Saka Tatal, Farhat Abbas

AYOJAKARTA.COM - Sejumlah tim kuasa hukum dari Saka Tatal melaporkan Iptu Rudiana, ayah dari Eki, ke Mapolres Cirebon Kota terkait dugaan rekayasa dalam pengungkapan kasus pembunuhan Vina dan Eki yang terjadi pada tahun 2016 silam.

Tim kuasa hukum Saka Tatal, yang dipimpin oleh Farhat Abbas, menyatakan bahwa Iptu Rudiana telah melakukan sejumlah rekayasa dalam penyelidikan kasus pembunuhan terssebut.

Menurut Abbas, terdapat banyak kejanggalan dalam kasus ini, termasuk dugaan rekayasa keterangan mengenai penyebab kematian Vina dan Eki.

Farhat Abbas menjelaskan bahwa penyebab kematian yang dilaporkan pada saat itu adalah hasil tusukan Samurai, namun berdasarkan informasi terbaru, penyebab kematian sebenarnya adalah benturan di kepala.

Baca Juga: FIX Buka Lowongan! Lulusan SMA, S1 dan S2 Bisa Daftar Formasi CPNS Kemenkumham 2024, Selengkapnya...

Hal ini menimbulkan keraguan terhadap keabsahan keterangan yang diberikan oleh Rudiana pada saat itu.

Abbas menambahkan bahwa pengakuan Rudiana tentang adanya 11 pelaku yang menyebabkan kematian juga dipertanyakan, mengingat kondisi para tersangka yang justru mengalami luka-luka lebih parah dibandingkan dengan korban.

Penghapusan DPO

Selain dugaan rekayasa keterangan, tim kuasa hukum Saka Tatal juga mencatat bahwa dua orang pelaku yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) telah dihapus dari daftar tersebut oleh pihak kepolisian.

Hal ini menambah daftar panjang kejanggalan yang ditemukan dalam penanganan kasus ini.

Farhat Abbas berharap Polres Cirebon Kota dapat memproses laporan tim kuasa hukum Saka Tatal dengan serius.

"Mudah-mudahan Polres berkoordinasi dengan pihak Bareskrim atau Polda untuk menindaklanjuti laporan ini. Jika mereka menganggap kasus ini kecil dan tidak mampu menangani, maka kita perlu mempertanyakan kapabilitas mereka dalam menangani kasus yang melibatkan oknum kepolisian," ujar Abbas.

Baca Juga: 8 SMP Negeri Terbaik di Jakarta Timur Berdasarkan Nilai IIUN Tertinggi Selama 6 Tahun Versi Kemdikbud

Saat ini, tim kuasa hukum Saka Tatal menunggu respons dari Polres Cirebon Kota terkait laporan mereka.

Mereka berharap agar kasus ini dapat ditangani dengan transparan dan adil, serta kebenaran dapat terungkap tanpa adanya intervensi dari pihak-pihak yang berkepentingan.

Kasus pembunuhan Vina dan Eki yang terjadi pada tahun 2016 memang telah lama menjadi sorotan publik, dan dengan adanya laporan terbaru ini, masyarakat berharap agar keadilan dapat ditegakkan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Eki
# DPO
# Saka Tatal
# Vina
# Iptu Rudiana

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.