Mulai Bidik Tersangka Lain, Polda Jabar Selidiki Obstruction of Justice di Kasus Vina Cirebon, Siapa?

Dugaan munculnya obstruction of justice di kasus Vina Cirebon ini bermula dari temuan Kompolnas yang mulai mencurigai beberapa kejadian berdasarkan penjelasan pihak penyidik.

Dugaan munculnya obstruction of justice di kasus Vina Cirebon ini bermula dari temuan Kompolnas yang mulai mencurigai beberapa kejadian berdasarkan penjelasan pihak penyidik.

AYOJAKARTA.COM -- Polda Jawa Barat (Jabar) mulai melakukan penyelidikan atas adanya dugaan obstruction of justice (perintangan penyidikan) yang ada di kasus Vina Cirebon.

Dugaan munculnya obstruction of justice di kasus Vina Cirebon ini bermula dari temuan Kompolnas yang mulai mencurigai beberapa kejadian berdasarkan penjelasan pihak penyidik.

Dikatalan oleh Yusuf Warsyim selaku anggota Kompolnas, bahwa awalnya pihaknya hanya bertanya soal hambatan apa saja yang ada di kasus Vina Cirebon.

Saat dipaparkan hambatan-hambatan yang dialami oleh pihak penyidik kepolisian atas kasus yang telah berlalu 8 tahun lalu itu, Kompolnas mulai melihat dan menganalisis penjelasan yang disampaikan.

Baca Juga: Disebut Otak Kasus Vina Cirebon, Nasib Pegi Setiawan Kini Diujung Tanduk, Pengacara: Kalau Banyak Ceweknya...

Dari situ pihak Kompolnas mulai melihat adanya fakta-fakta yang diduga obstruction of justice pada kasus Vina Cirebon.

"Pada saat itu kami melihat dan menganalisis hambatan-hambatan itu ada fakta-fakta yang diduga obstruction of justice," kata Yusuf seperti dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube Official iNews, Sabtu, 22 Juni 2024.

Bahkan saat itu pihak penyidik juga mengakui bahwa hambatan-hambatan itu menjadi hambatan yang mendasar untuk bisa menuntaskan penyidikan.

Dan dengan dasat itulah, Kompolnas meminta agar penyidik bisa menyelesaikan dugaan obstruction of justice tersebut.

Baca Juga: Film ‘Vina Sebelum 7 Hari’ Memicu Perhatian Baru, Otto Hasibuan dan Hotman Paris Gencar Ungkap Fakta Ini

"Oleh karena itu kalau memang ada dugaan obstruction of justice tentu kami meminta penyidik untuk bisa menyelesaikan," ujar Yusuf.

"Tentu hal ini harus bisa diatasi diproses kalau memang ada fakta-fakta yang diduga obstruction if justice untuk didalami untuk dilakukan proses penyidikan," lanjutnya.

Selanjutnya untuk fakta yang menguatkan dasar adanya dugaan obstruction of justice ini menurut Yusuf adalah terkait dengan kesaksian-kesaksian dan alibi.

Baca Juga: Ngaku Diintimidasi, Saka Tatal Malah Ketahuan Lakukan Hal Fatal kepada Polisi di Kasus Vina Cirebon

Salah satunya adalah penangkapan dan penetapan Pegi Setiawan pada bulan Mei lalu padahal masih belum terdapat padahal saat itu belum ada keterangan yang bisa menjelaskan identitas Pegi serta alibinya.

Meski begitu, Yusuf tidak menjelaskan secara terperinci sosok yang telah diduga melakukan perintangan penyidikan di kasus Vina Cirebon ini.

Namun arahnya ada beberapa pihak dan saksi yang diduga sedang berusaha menutup-nutupi kebenaran dari kasus pembunuhan Vina dan Eky ini.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.