AYOJAKARTA.COM - Misteri kasus Vina Cirebon hingga saat ini tak kunjung terungkap.
Sejak tahun 2016 silam, kasus Vina belum juga menemui titik terang dan bahkan dinilai sempat lenyap.
Baru-baru ini, kasus Vina bahkan mendapat sorotan dari sang pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Selaku kuasa hukum dari keluarga almarhum Vina, Hotman Paris berkali-kali meminta agar Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berkenan untuk membentuk tim pencari fakta independen.
Sebab menurut Hotman Paris hal tersebut perlu dilakukan demi terungkapnya kasus Vina.
Hotman Paris menilai jika kasus Vina ini tidak cukup jika hanya diselesaikan melalui jalur Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan peradilan biasa.
Baca Juga: Diduga Terlibat Perintangan Kasus Vina, Mungkinkah Ayah Pegi Dipenjara? Begini Kata Kuasa Hukum
Apalagi dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tahun 2016 dan BAP tahun 2024 terdapat banyak perbedaan yang bertentangan.
Kalaupun BAP 2024 dibawa ke pengadilan, maka menurut Hotman Paris akan semakin sah terbukti ada dua perkara yang sama dengan perkara tahun 2016, hanya saja putusannya berbeda.
Oleh karena itu, Hotman Paris meminta agar Propam Mabes Polri memeriksa tim penyidik pada tahun 2016.
Karena menurutnya telah terjadi suatu kesalahan dan harus dilakukan peninjauan kembali terhadap proses penyelesaian kasus Vina.
"Penyidik di tahun 2016 itu harus diperiksa, halo Propam (Mabes Polri) di mana kamu? Tanpa itu gak akan terbongkar, keluarga Vina gak bisa apa-apa karena tidak ada upaya hukum," kata Hotman Paris, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Intens Investigasi pada Kamis, 27 Juni 2024.
Kemudian berkenan dengan hal tersebut, kini terkait siapa saja tim penyidik tahun 2016 menjadi pertanyaan besar bagi publik.
Siapakah kiranya orang-orang yang harus diperiksa Propam seperti yang dikatakan Hotman Paris menjadi suatu hal yang ingin diketahui.
Sementara dari kuasa hukum Pegi Setiawan, Toni RM beberapa waktu lalu pernah mengungkapkan nama-nama polisi yang diduga menjadi blunder dan memperumit kasus Vina.
Menurut Toni RM, sosok 3 polisi tersebut antara lain adalah Kombes Surawan, Iptu Rudiana, dan Kompol Galih Wardani.
Pasalnya, 3 polisi tersebut kata Toni RM merupakan orang-orang yang memiliki tanggung jawab dalam kasus Vina.
Namun saat ini belum diketahui terkait rincian nama-nama tim penyidik tahun 2016 yang menangani kasus Vina, sekaligus yang menurut Hotman Paris perlu diperiksa.***

Share this article
Pengacara kondang Hotman Paris meminta agar Propam Mabes Polri memeriksa tim penyidik pada tahun 2016.