Kamu dari Honorer Mau Jadi PPPK? 3 Kriteria Honorer yang akan Diangkat Jadi PPPK Tahun 2024

 3 Kriteria Honorer yang akan Diangkat Jadi PPPK Tahun 2024
3 Kriteria Honorer yang akan Diangkat Jadi PPPK Tahun 2024

AYOJAKARTA.COM - Pengangkatan honorer atau tenaga non-ASN menjadi ASN PPPK di tahun 2024 menjadi perhatian banyak pihak.

Apakah kamu termasuk dalam kategori yang bisa diangkat menjadi ASN PPPK?

Pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2024 adalah topik yang telah lama dinantikan.

Ada sekitar 1,7 juta tenaga honorer di Indonesia akan diangkat menjadi PPPK pada tahun ini.

Namun, mereka harus lulus tes kompetensi dan memenuhi enam kriteria utama yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Meski Sempat Dipukul Saat Ditahan, Pegi Setiawan Akui Lebih Pilih Maafkan Polisi: Saya Ikhlas

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Catatan ASN, pada Jumat, 12 Juli 2024, berikut 3 kriteria honorer yang akan diangkat jadi PPPK.

Kebijakan Pengadaan ASN Tahun 2024

Tahun 2024 membawa arah kebijakan baru dalam pengadaan ASN, termasuk penyelesaian permasalahan tenaga non-ASN di instansi pemerintah.

Kebijakan ini berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Pengadaan ASN tahun 2024 meliputi dua jenis, yaitu P3K dan CPNS.

PPPK tahun ini khusus untuk tenaga honorer kategori 2 dan pegawai honorer atau non-ASN, sedangkan CPNS diperuntukkan bagi talenta-talenta baru fresh graduate atau masyarakat umum yang memenuhi syarat.

Proses Pengadaan ASN

Setelah instansi pemerintah menerima persetujuan prinsip formasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), rincian kebutuhan pegawai ASN disusun.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) kemudian melakukan validasi terhadap rincian tersebut. Jika validasi berhasil, BKN menyampaikan hasilnya kepada Menpan RB untuk penetapan rincian kebutuhan ASN.

Instansi pemerintah kemudian mengumumkan lowongan berdasarkan rincian yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan seleksi calon ASN CPNS dan P3K tahun 2024 direncanakan berlangsung pada bulan Juni atau Juli.

Seleksi dilakukan melalui CAT BKN yang terdiri dari seleksi CPNS dan PPPK, dengan kuota 100% untuk formasi khusus non-ASN.

Baca Juga: Ajukan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta, Kaesang Pangarep Singgung Survei Anies Baswedan

3 Kriteria Honorer yang Akan Diangkat Jadi PPPK

Berdasarkan informasi dari Kementerian PANRB, berikut adalah tiga kriteria honorer yang dapat diangkat menjadi ASN PPPK:

1. Tenaga Honorer Kategori 2 (K2):
Tenaga honorer K2 yang terdaftar di database BKN dan melamar di instansi tempat bekerja.

2. Tenaga Non-ASN Terdata di Database BKN:
Tenaga non-ASN yang sudah terdata di database BKN.

3. Tenaga Non-ASN yang Aktif Bekerja di Instansi Pemerintah:

Tenaga non-ASN yang aktif bekerja di instansi pemerintah selama minimal 3 tahun berturut-turut.
Selain itu, sobat juga harus memiliki pengalaman kerja yang relevan dengan formasi P3K yang dilamar.

Pengalaman kerja minimal 2 tahun diperlukan untuk formasi jabatan pada jenjang pemula, terampil, mahir, penyelia, dan ahli pertama. Sedangkan untuk formasi jabatan pada jenjang muda, diperlukan pengalaman minimal 3 tahun.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah dengan Daya Tampung Terbanyak di Seleksi Mandiri Reguler UNAIR 2024, Ilmu Hukum Mendominasi!

Mekanisme Seleksi PPPK

Seleksi PPPK dilakukan melalui CAT BKN. Penentuan kelulusan seleksi didasarkan pada peringkat terbaik. Misalnya, jika terdapat 10 formasi PPPK pada suatu jabatan di instansi yang kamu lamar, maka 10 peringkat teratas dari hasil seleksi CAT akan menjadi PPPK penuh waktu.

Peserta seleksi lainnya akan menjadi PPPK paruh waktu, dengan kesempatan untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu melalui mekanisme seleksi khusus.

Untuk informasi selengkapnya mengenai mekanisme pengangkatan PPPK dan seleksi CPNS, nantikan aturan resmi mengenai seleksi calon ASN tahun 2024.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Honorer
# CPNS
# PPPK
# kriteria
# ASN

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.