Saka Tatal Jalani Sumpah Pocong Usai Sholat Jumat, Tegaskan Tidak Bersalah dalam Kasus Vina dan Eki

Saka Tatal Melakukan Sumpah Pocong soal Kasus Vina Cirebon
Saka Tatal Melakukan Sumpah Pocong soal Kasus Vina Cirebon

AYOJAKARTA.COM - Saka Tatal akhirnya menjalani ritual sumpah pocong pada Jumat ini usai sholat Jumat, sebagai bentuk pembelaan atas tuduhan yang diarahkan kepadanya dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki.

Ritual ini dilakukan di Amparan Jati Plumbon, dipimpin oleh ketua pondok pesantren setempat, dan dihadiri oleh kuasa hukumnya, Titin Prialianti.

Sumpah pocong ini dilaksanakan sebagai bentuk pernyataan terbuka bahwa Saka Tatal mengaku telah mengalami penyiksaan selama pemeriksaan di Polres Cirebon Kota.

Baca Juga: 3 Fakultas Paling Mudah Lolos di Universitas Gadjah Mada (UGM), Biaya UKT Golongan Tertinggi hanya Rp10 Juta

Saka bersikukuh bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus tersebut, yang ia sebut sebagai hasil rekayasa.

Kuasa hukum Saka Tatal, Titin Prialianti, menyatakan bahwa sumpah pocong ini merupakan cara kliennya untuk meyakinkan publik bahwa ia tidak bersalah.

"Saka akan meyakinkan bahwa dia dianiaya saat di Polres Cirebon Kota, dan dia tidak terlibat dalam perkara pembunuhan seperti yang tertuang dalam putusan. Ini rekayasa," ungkap Titin Prialianti dikutip dari kanal YouTube Official iNews, Jumat (9/8/2024). 

Ritual ini disiapkan dengan sangat serius, lengkap dengan prosesi seperti memandikan jenazah, kembang-kembang, wangi-wangian, dan kain kafan.

Baca Juga: 4 Fakultas Universitas Brawijaya (UB) Lulus Tercepat, Anti Nganggur, dan Incaran PT Multinasional, UKT Tiap Semester Tertinggi Rp 17 Jutaan

Dua kain kafan telah disiapkan, satu untuk Saka Tatal dan satu lagi untuk Aiptu Rudiana, yang juga menantang sumpah pocong setelah menyatakan bahwa anaknya, Eki, masih hidup.

Titin juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengirim surat kepada Aiptu Rudiana melalui kuasa hukumnya untuk memastikan kesepakatan mengenai sumpah pocong ini.

"Kami sudah menyurati pihak Rudiana untuk memastikan materi sumpah pocong disamakan," jelasnya.

Sumpah pocong ini dianggap sebagai langkah dramatis dalam mencari keadilan di tengah polemik yang terus berkembang.

Banyak yang melihat tindakan ini sebagai upaya terakhir untuk menembus dinding ketidakadilan.

MUI soal Sumpah Pocong

Wasekjen MUI, Ikhsan Abdullah, menilai bahwa sumpah pocong ini adalah bentuk keputusasaan dari masyarakat dalam mencari keadilan.

"Ini sebenarnya bentuk keputusasaan dari masyarakat bagaimana menebus dinding keadilan, sehingga masyarakat mendekati frustrasi. Ini curat marut bentuk hukum di Indonesia," ujar Ikhsan.

Meskipun dalam Islam tidak dikenal ritual sumpah pocong, namun Ikhsan menegaskan bahwa sumpah tersebut mencerminkan keyakinan Saka Tatal bahwa ia tidak melakukan kesalahan yang dituduhkan kepadanya.

Baca Juga: 15 Universitas Terbaik Indonesia versi THE WUR by Subject 2024, Ada Kampus Impian Kamu?

"Dalam sumpah pocong ini terkandung sumpah dengan menyebutkan kata-kata 'Demi Allah', yang menunjukkan bahwa Saka Tatal sepenuh jiwa dan hati tidak melakukan kesalahan," tambah Ikhsan.

Tantangan sumpah pocong ini pertama kali muncul setelah Aiptu Rudiana, ayah Eki, menyatakan kesediaannya untuk melakukan sumpah pocong.

Pernyataan tersebut disampaikan saat konferensi pers bersama pengacara kondang Hotman Paris di Keraton Kacirebonan pada 30 Juli lalu.

Baca Juga: H-3 Hasil SKD Poltekip dan Poltekim 2024 Diumumkan, Ini Skor Tertinggi dan Terendah Lolos Semua Prodi D-4 Bagi Taruna dan Taruni

Dalam konferensi pers itu, Rudiana menegaskan kesediaannya untuk bersumpah demi membuktikan bahwa anaknya, Eki, telah meninggal.

Ritual sumpah pocong ini dipandang sebagai salah satu cara untuk mengungkap kebenaran dalam kasus yang penuh kontroversi ini.

Semua mata kini tertuju pada hasil dari sumpah pocong ini, yang diharapkan bisa memberikan kejelasan lebih lanjut dalam kasus Vina dan Eki.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sumpah pocong
# Eki
# Saka Tatal
# Vina

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.