AYOJAKARTA.COM -- Sebagaimana halnya pemilihan presiden pada Februari lalu, ajang Pilkada serentak juga diwarnai dengan munculnya publik figur di dunia hiburan atau artis.
Selain mencalonkan sebagai kandidat dan calon peserta, artis kenamaan juga tidak sedikit yang bergabung sebagai tim sukses pada perhelatan Pilkada serentak.
Beberapa tokoh kenamaan yang saat ini mengambil peran sebagai tim sukses dalam ajang Pilkada serentak adakah Raffi Ahmad serta Cak Lontong.
Masuknya para tokoh kenamaan dalam barisan tim sukses Pilkada serentak, selain untuk meraih dukungan publik juga mendongkrak elektabilitas calon yang didukung.
Sehubungan dengan adanya fenomena artis yang terlibat menjadi tim sukses, Analis Politik Universitas Al Azhar memberi tanggapan.
Menurut Ujang Komarudin, fenomena artis kenamaan menjadi tim sukses merupakan sebuah hal yang memang menjadi bagian dari kebutuhan.
Baca Juga: Gagal Maju Pilkada Jakarta 2024, Kemana Pendukung Anies Baswedan Akan Berlabuh? Ini Kata Pengamat
Selain karena keinginan untuk menambah perolehan dukungan suara dari calon yang didukung, keterlibatan artis terkenal juga penting untuk industri pencitraan.
Sehingga peran dari para influencer atau figur kenamaan menjadi sebuah fenomena yang suka ataupun tidak memang diperlukan.
“Itu menjadi sebuah kebutuhan di industri pencitraan yang luar biasa, terlebih bagi masyarakat Indonesia yang gandrung dengan orang terkenal,” ungkap Ujang.
Namun demikian, Ujang tidak dapat memastikan dan menjamin bahwa keterlibatan publik figur sebagai tim sukses akan linier atau sejalan dengan perolehan suara saat pemilihan.
Peran dari para tokoh kenamaan yang namanya sudah melekat di tengah masyarakat, menurut Ujang sangat mungkin untuk bisa membantu menaikan popularitas para kandidat.
Menurut Ujang, keterkaitan antara popularitas dengan elektabilitas membutuhkan suatu analisis serta penelitian lebih mendalam.
“Elektabilitas dengan popularitas itu lain ceritanya, populer belum tentu dipilih, sehingga itu menjadi tugas dari para influencer,” jelas Ujang.
Disamping untuk mendongkrak tingkat elektabilitas, dilibatkannya figur kenamaan dari dunia hiburan juga merupakan bentuk jalan pintas yang paling realistis.
Berbeda dengan tokoh politik yang tidak terlalu dikenal luas, influencer memiliki dimensi dan ruang lingkup popularitas yang jauh berada di atas.
Melibatkan tokoh kenamaan dari dunia hiburan guna memicu popularitas dan elektabilitas dalam rentang kampanye yang singkat, menurut Ujang merupakan keputusan cerdas.
Baca Juga: Gagal Maju ke Pilkada Jakarta 2024, Mau Dibawa ke Mana para Pendukungnya? Ini Kata Anies Baswedan
Terlebih karena jumlah calon pemilih yang banyak menentukan atau paling mendominasi perolehan suara saat Pilkada berasal dari kalangan usia muda.
“51 persen pemilih muda, pendekatannya influencer atau orang-orang populer, maka jalan instannya menjadikan artis sebagai Tim Sukses,” pungkas Ujang.***

Share this article
Selain mencalonkan sebagai kandidat dan calon peserta, artis kenamaan juga tidak sedikit yang bergabung sebagai tim sukses.