AYOJAKARTA.COM -- Upaya menghapus jejak digital dari pemilik akun Fufufafa yang diduga merupakan milik Gibran Rakabuming terus dilakukan.
Selain menghapus ribuan unggahan hingga menuai berbagai polemik, pemilik akun Fufufafa juga berusaha mengganti sejumlah data pribadi yang bisa mengarah ke Gibran Rakabuming.
Meski sejumlah upaya penghapusan jejak digital terus dilakukan, keterlibatan Gibran Rakabuming dengan pemilik akun Fufufafa tetap tidak bisa dihilangkan.
Baca Juga: Yakini Gibran Pemilik Akun Kaskus Fufufafa, Dokter Tifa: Udah Pasti A1 Dia Mengidap...
Sebab deretan nomor telepon registrasi di akun yang terdaftar sebagai Fufufafa, sama identik saat Gibran Rakabuming sewaktu mendaftar sebagai Walikota Solo.
Lantaran terlalu banyaknya sinkronitas data pribadi antara Gibran Rakabuming dengan pemilik akun Fufufafa, hal tersebut jelas menunjukkan adanya kesamaan figur.
“Menariknya pada form pendaftaran di KPU Solo, tulisan tangan Gibran, nomor HP yang ditulis, ya nomor HP-nya Fufufafa,” ungkap Roy Suryo selaku Pakar Telematika.
Menurut Roy Suryo, menghapus jejak digital akun Fufufafa memungkinkan untuk dilakukan, tetapi tidak dengan berkas pendaftaran Walikota Solo.
Namun demikian, upaya penghapusan jejak digital dari pemilik akun Fufufafa yang diduga kuat sebagai Gibran Rakabuming tidak bisa sepenuhnya dilakukan.
Penghapusan jejak digital dengan mengubah nama atau username dan data pribadi di dalam sejumlah aplikasi, tetap bisa terlacak melalui instansi resmi seperti perbankan.
“Selain tetap tercatat secara langsung di bank, salah satunya ya di form pendaftaran Walikota Solo itu,” imbuh Roy Suryo.
Meski sejumlah upaya penghapusan jejak digital pemilik akun Fufufafa sudah dilakukan, Roy Suryo justru mengkhawatirkan nasib server Kaskus.
Sempat menjadi kiblat berselancar dan bertukar opini serta berjual beli di dunia maya pada zamannya, Kaskus merupakan platform asli milik warga Indonesia.
Keberadaan server Kaskus yang kini berada di salah satu wilayah di Jakarta Selatan, menurut Roy berpotensi mengalami intervensi.
“Servernya kan berada di Indonesia, ini yang nanti kemungkinan bisa menjadi tidak bisa diakses, karena dari server kita bisa dapat log activity-nya,” ungkap Roy Suryo.
Lebih lanjut dia mengungkap, upaya penghapusan dari pemilik asli akun Fufufafa yang belum lama ini dilakukan bisa menjadi celah untuk menemukan kebenaran.
Sosok Gibran dan Kaesang, menurut Roy Suryo memiliki keberanian yang cukup teruji dan cenderung berbeda dari kebiasaan setiap kali menghadapi persoalan.
“Kalau kakaknya berani pakai nama Samsul, berani nggak Kaesang itu pake tulisan Adiknya Fufufafa atau Gibrannya sendiri yang pakai, itu baru jago,” pungkas Roy Suryo.***

Share this article
Menurut Roy Suryo, menghapus jejak digital akun Fufufafa memungkinkan untuk dilakukan, tetapi tidak dengan berkas pendaftaran Walikota Solo.