AYOJAKARTA.COM – Dalam berbagai jenis kegiatan pendataan, Badan Pusat Statistik selaku penyelenggara tidak jarang melibatkan peran Mitra Statistik dalam prosesnya.
Messi tidak untuk seluruh Mitra Statistik, Badan Pusat Statistik di masing-masing wilayah akan terlebih dahulu melakukan pelatihan bagi para petugas yang akan dilibatkan.
Disamping untuk memperkenalkan mekanisme pendataan, pelatihan bagi Mitra Statistik yang dilibatkan oleh Badan Pusat Statistik juga bertujuan sebagai persiapan bertugas.
Baca Juga: Temui Ivan Sugianto, Anggota DPR RI Ahmad Sahroni Beri Pesan Ini bagi Seluruh Orangtua...
Terkait dengan jenis-jenis pelatihan yang dilakukan oleh mitra statistik selaku petugas, Badan Pusat Statistik juga telah menerapkan sejumlah metode.
Mengacu kepada kegiatan pendataan di tahun 2024 lalu, berikut adalah jenis-jenis metode pelatihan yang umumnya dilakukan oleh BPS bagi para mitra statistik.
Jenis pelatihan kegiatan bagi petugas pendataan BPS di tahun 2024, secara umum terbagi menjadi dua dua bentuk.
Disamping luring atau berbentuk tatap muka, jenis pelatihan bagi para mitra statistik yang akan dilibatkan oleh BPS juga bersifat Hybrid atau perpaduan antara daring dan luring.
Dalam pelaksanaan kegiatan Sakernas di bulan Februari atau Susenas di Maret 2024 lalu, BPS menerapkan metode Hybrid kepada para petugas.
Sedangkan jenis pelatihan tatap muka bagi mitra statistik yang akan dilibatkan, dilakukan oleh BPS sebelum kegiatan SNLIK, UDP atau Sakernas di bulan Agustus 2024.
Terkait dengan jenis pelatihan pendataan yang akan diterapkan kepada mitra statistik di tahun 2025, hal tersebut akan disesuaikan dengan kebijakan BPS di masing-masing daerah.
Namun demikian khusus untuk pendataan SNLIK yang akan dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2025 mendatang, akan dilakukan secara luring atau tatap muka.
Peserta pelatihan atau mitra statistik BPS yang akan dilibatkan dalam proses pendataan, selain akan mendapat wawasan kegiatan juga memperoleh tools kit sebagai bekal bertugas.
Selain tools kit seperti tas, rumpi, topi atau goody bag, dalam setiap kegiatan pendataan BPS mitra statistik juga akan mendapat honorarium.
Sehubungan dengan besaran honorarium yang akan diterima oleh setiap mitra statistik, hal tersebut disesuaikan berdasarkan banyaknya kegiatan pendataan.
Mitra statistik yang senantiasa menunjukkan hasil kinerja optimal, hal tersebut akan berpengaruh pada keikutsertaan dalam kegiatan pendataan BPS selanjutnya.
Semakin sering atau banyak mitra statistik dilibatkan dalam proses pendataan, hal tersebut juga akan berpengaruh pada besaran nominal honorarium yang diperoleh.
Mengingat jenis-jenis kegiatan pendataan BPS sangat beragam, bukan tidak mungkin mitra statistik akan memperoleh pendapatan pada setiap bulan. ***

Share this article
Terkait dengan jenis-jenis pelatihan yang dilakukan oleh mitra statistik selaku petugas, Badan Pusat Statistik juga telah...