MK Hapus Presidential Threshold 20 Persen Menjadi 0 Persen, Pengamat: Kenapa Baru Sekarang Dilakukan?

Mahkamah Konstitusi Hapus Presidential Threshold 20 Persen Menjadi 0 Persen
Mahkamah Konstitusi Hapus Presidential Threshold 20 Persen Menjadi 0 Persen

AYOJAKARTA.COM – Sempat melahirkan polemik, Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk menghapus aturan mengenai Presidential Threshold 20 persen.

Sebelum dihapus Mahkamah Konstitusi, Presidential Threshold 20 persen kerap jadi kendala bagi sejumlah parpol untuk mencalonkan kader terbaiknya di bursa Pilpres.

Dengan dihapusnya syarat pengajuan untuk menjadi Calon Presiden atau Presidential Threshold 20 persen oleh Mahkamah Konstitusi, corak Pemilu 2029 akan berbeda.

Baca Juga: Lulusan SMA Bisa Daftar CPNS 2025! Berikut Pandangan Instansi, Jabatan dan Bocoran Gajinya

Menyikapi perubahan peraturan tersebut, Titi Anggraeni selaku Pengamat Pemilu Perludem mengaku bersyukur dan mengapresiasi putusan MK.

Meski dinilai terbilang telat, Titi memastikan penghapusan ambang batas pencalonan atau Presidential Threshold sangat memungkinkan bagi parpol peserta pemilu untuk bersaing.

“Kalau peserta pemilu ada 16, maka 16 parpol itu punya hak, MK juga tidak menghendaki adanya praktik borong partai atau dominasi partai,” ungkapnya.

Lebih Lanjut Titi menambahkan, dihapuskannya batas persentase ambang batas pencalonan tersebut akan membuka ruang bagi tumbuhnya demokrasi.

Sehingga persoalan yang terjadi pada Pilpres 2024 lalu tidak akan lagi terulang, dan putra-putra terbaik bangsa tidak akan terpasung pada peraturan.

Baca Juga: Dulu Rival Kini Teman? Jubir PDIP Sebut Hubungan Mesra Anies-Ahok Bagaikan Avengers Melawan Thanos?

Karena itu putusan MK perlu segera disikapi oleh pihak-pihak terkait untuk segera mempersiapkan berbagai kelengkapan regulasi untuk perbaikan Pemilu berikutnya.

Pernyataan rasa syukur atas putusan MK, selain disampaikan Titi juga diungkap Pengamat Politik Hendri Satrio.

Menurut Hendri, dihapuskannya regulasi ambang batas pencalonan bukan saja melahirkan kegembiraan tetapi juga mendatangkan rasa penasaran.

“Kenapa ya baru diputuskan sekarang, setelah 36 kali gugatan baru kali ini dikabulkan, jadi mari kita positif thinking kalau MK sedang memperbaiki diri,” ajak Hensat.

Terkait penghapusan Presidential Threshold 20 persen menjadi 0 persen, Politis Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai sebagai peluang bagi DPR untuk merevisi Undang-Undang.

Baca Juga: Acer Swift 14 AI Bikin Geleng Kepala, Kecerdasan Buatannya Tidak Butuhkan Internet

Adanya sinergitas keputusan MK terhadap berbagai regulasi, menurut Doli perlu menjadi agenda khusus bagi anggota dewan terpilih.

Terlebih wacana akan adanya perbaikan sistem pemilihan Kepala Daerah yang dipilih langsung anggota DPR juga sempat disinggung Presiden Prabowo.

“Jadi ini kaya semacam serial dari pembahasan tentang perbaikan sistem, jadi tidak lagi ada alasan untuk tidak membahas karena momentumnya sekarang,” ungkap Doli.

Pentingnya bagi DPR untuk segera melakukan pembahasan menyangkut regulasi pemilu, selain datang dari Partai Golkar juga disampaikan oleh Politisi PDIP.

Menurut Chico Hakim, salah satu hal paling esensial untuk diantisipasi menyangkut proses pemilu di masa depan adalah peraturan menyangkut partai politik.

“Jangan sampai tiba-tiba ada 200 calon Presiden karena parpol ingin mengajukan calon,” tegas Chico. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Presidential Threshold
# hapus
# Mahkamah Konstitusi
# Pemilu 2029

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.