Terbentang di 6 Kecamatan, Pagar Laut Misterius Sepanjang 30 Kilometer yang Disegel KKP Ternyata Dibangun oleh Kelompok ini

Pagar Laut Misterius Sepangjang 30 Meter di Tangerang
Pagar Laut Misterius Sepangjang 30 Meter di Tangerang

AYOJAKARTA.COM – Pasca menerima laporan adanya pagar laut sepanjang 30 kilometer, Kementerian Kelautan dan Perikanan merespons aduan nelayan di pesisir Tangerang.

Menurut Pung Nugroho Saksono selaku Dirjen Pengawasan Sumber Daya KKP, pagar laut sepanjang 30 kilometer berdiri tanpa ada perijinan.

Selain terus melakukan langkah investigasi, KKP juga telah melakukan penyegelan terhadap pagar laut sepanjang 30 kilometer yang disebut-sebut sebagai pagar misterius.

Baca Juga: Mohon Maaf! Honorer R2 R3 Resmi Ditetapkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Begini Regulasinya

Segala bentuk pembangunan di perairan Indonesia, menurut Pung harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan sehingga tidak mengganggu kedaulatan.

“Karena pagar tersebut tidak ada ijinnya dan meresahkan masyarakat, kami diperintahkan Pak Menteri menyegel pagar tersebut,” ungkap Pung.

Sebelumnya, selama empat bulan masyarakat nelayan di pesisir Tangerang hanya bisa diam dengan pembangunan pagar laut tersebut.

Disamping karena mengaku mendapat intimidasi dari sesama nelayan, kabar adanya pagar laut ditengarai melibatkan pihak pengusaha juga santer beredar.

Karena itu untuk memastikan kesimpangsiuran tersebut, Dirjen Pengawasan Sumber Daya KKP akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk langkah penanganan.

“Kami masih dalami informasi tersebut, siapa yang memberi upah, dan pelanggaran ini pasti ada sanksinya,” tegas Pung.

Baca Juga: Ereg Pajak Ditutup! Daftar NPWP Kini Lewat Coretax, Begini Langkah-langkahnya

Pagar laut yang terbuat dari rangkaian bambu sepanjang sekitar 30 kilometer, membentang di sebanyak enam kecamatan di pesisir Tangerang.  

Keterangan resmi terkait penelusuran pagar laut juga disampaikan langsung oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.

Dalam keterangan resminya, Menteri KKP menyebut akan mencari tahu pihak-pihak yang diduga merupakan penggagas pembuatan pagar laut.

“Seluruh kegiatan pembangunan di ruang laut sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja, harus mendapatkan izin dari KKP,” tegasnya.

Meski sudah disanggah, kabar pembangunan pagar laut ditengarai berhubungan dengan proyek dari perusahaan berinisial AS.

Melalui keterangan resminya, perusahaan AS menyebut tidak memiliki keterkaitan dengan pembuatan pagar laut karena merupakan inisiatif masyarakat.

Baca Juga: Edaran Resmi! Batas Waktu Pengajuan PIP 2025, Sekolah dan Siswa Harus Saling Koordinasi

Sanggahan perusahaan AS tersebut juga dikuatkan dengan pernyataan dari sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Pantura.

Dibangun dengan cara swadaya, Jaringan Rakyat Pantura beralasan pembuatan pagar laut bertujuan untuk mengurangi abrasi atau pengikisan akibat air laut.

Menurut Sandi sebagai salah satu penggagas, selain menambah pemasukan karena menjadi sarang bagi Kerang Hijau; pagar laut juga dijadikan sebagai tempat penakaran Udang.

Berbeda dengan narasi yang disampaikan perwakilan Jaringan Rakyat Pantura, Dana yang merupakan nelayan justru merasa terganggu dengan adanya pagar laut.

Selama proses pembuatan yang sudah berjalan empat bulan, sebagian nelayan di wilayah Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Tangerang kerap kesulitan saat berada di laut. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# KKP
# Pagar laut
# tangerang

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.