AYOJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2025 bagi pekerja swasta, BUMN, BUMD, serta bonus hari raya khusus untuk pengemudi dan kurir online.
Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari kesepuluh bulan Ramadhan.
Yang dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih serta pimpinan perusahaan aplikasi transportasi online.
Baca Juga: Begini Cara Cek Penerima Bansos PKH 2025 secara Online Menggunakan NIK KTP
Yakni Patrick Walio selaku CEO Gojek dan Anthony Tan selaku CEO Grab, beserta perwakilan para pengemudi online.
"Saya minta agar pemberian THR bagi pekerja swasta, BUMN, BUMD diberi paling lambat 7 hari sebelum hari raya Idul Fitri," tegas Presiden Prabowo dalam pernyataannya.
Beliau menambahkan bahwa besaran dan mekanisme pemberian THR akan disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan melalui surat edaran resmi.
Sehingga seluruh perusahaan dapat segera mempersiapkan pembayaran THR sesuai ketentuan yang berlaku dan tepat waktu sebelum momen Idul Fitri 1446 Hijriah tiba.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus kepada para pengemudi dan kurir online yang telah memberikan kontribusi penting dalam mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia.
"Pada tahun ini, Pemerintah menaruh perhatian khusus kepada para pengemudi dan kurir online yang telah memberi kontribusi yang penting dalam mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia.
Baca Juga: Perilisan Makin Dekat! Prediksi Harga iPhone 16 Series di Indonesia, Paling Murah Berapa?
Untuk itu, pemerintah menghimbau kepada seluruh perusahaan layanan angkutan berbasis aplikasi untuk memberi bonus hari raya kepada pengemudi dan kurir online dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan kerja," jelas Presiden Prabowo.
Beliau mengungkapkan data bahwa saat ini terdapat kurang lebih 250.000 pekerja pengemudi dan kurir online yang berstatus aktif penuh, serta sekitar 1,5 juta pengemudi yang berstatus paruh waktu (part-time).
Kehadiran CEO Gojek dan Grab dalam pengumuman ini menunjukkan adanya komitmen dari pihak perusahaan aplikasi untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memberikan bonus hari raya kepada para mitra pengemudi mereka, yang selama ini menjadi ujung tombak layanan transportasi dan logistik berbasis aplikasi di Indonesia.
Menutup pengumumannya, Presiden Prabowo menyampaikan harapan agar kebijakan ini dapat membuat para pekerja dan pengemudi online dapat merayakan libur Idul Fitri dengan tenang dan bahagia.
"Semoga dengan kebijakan ini para pekerja dan para pengemudi online dapat merasakan libur dan mudik dan Idul Fitri dalam keadaan yang baik," ungkap Presiden Prabowo.
Baca Juga: Daftar Beasiswa Pemerintah 2025, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Perhubungan, pimpinan perusahaan aplikasi transportasi online, serta para pengemudi dan kurir online di seluruh Indonesia atas kerja sama yang terjalin dengan baik.
Setelah menyampaikan pengumuman, Presiden Prabowo bersalaman dengan para menteri dan perwakilan pengemudi online yang hadir.
Kemudian meninggalkan ruangan untuk melanjutkan agenda berikutnya yang meliputi pertemuan dengan Sekjen Vietnam dan makan malam setelah rapat terbatas.
Pengumuman ini menjadi kabar baik bagi jutaan pekerja dan pengemudi online menjelang Idul Fitri 2025.
Karena memberikan kepastian tentang hak mereka untuk menerima tambahan penghasilan berupa THR atau bonus hari raya yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan saat mudik dan merayakan hari raya bersama keluarga.***

Share this article
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2025 bagi pekerja swasta