AYOJAKARTA.COM – Sinyalemen akan adanya pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri yang sempat menjadi prediksi sejumlah kalangan kini terealisasi.
Sebelumnya sejumlah kalangan menilai pertemuan Didit yang merupakan putra Prabowo Subianto dengan keluarga Megawati Soekarnoputri saat lebaran, tidak lain sebuah pesan.
Dugaan terjadinya pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri juga diperkuat dengan pernyataan yang disampaikan oleh Puan Maharani.
Sempat merenggang usai penyelenggaraan Pilpres dan Pilkada Serentak, hubungan antara Megawati dengan Prabowo disebut-sebut mengalami kemunduran.
Penetapan Hasto Kristianto selaku Sekjen PDIP sebagai tersangka KPK, oleh beberapa kalangan juga disebut genderang perang antara PDIP dengan Status Quo.
Karena itu, pertemuan diam-diam dan senyap antara Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri menuai beragam tanggapan.
Baca Juga: Pemimpin Sekte Jihad Ummah Nekat Jadikan Pengikutnya Mesin Penghasil Endorfin, Gangguan NPD?
Sehubungan dengan istilah senyap yang banyak digunakan sejumlah kalangan, Hendarsam Marantoko selaku Ketum Lingkar Nusantara memberi tanggapan.
Menurutnya, istilah pertemuan senyap yang disebut-sebut oleh berbagai kalangan tidak lain merupakan bentuk lain istilah pertemuan informal.
Tanpa didahului dengan acara atau protokoler khusus, pertemuan Mega dengan Prabowo menurut Hendarsam memang sempat direncanakan.
Kedatangan putra Prabowo Subianto ke kediaman Megawati saat lebaran lalu, menurut Hendarsam merupakan bentuk apresiasi Prabowo kepada Megawati.
Baca Juga: Jamin Tidak Ada Operasi Yustisi, Gubernur Imbau Pendatang Melakukan Hal ini Selama di Jakarta
Karena kesibukan menggelar acara Open House di Istana dan sejumlah acara lain, pertemuan Prabowo dengan Megawati baru dapat dilakukan sore hari ini.
“Apapun bentuknya, pertemuan itu pada akhirnya akan bocor juga dan akan diketahui wartawan, jadi tidak ada kesan diam-diam atau menutupi,” jelas Hendarsam.
Terkait dengan substansi pertemuan antara Prabowo dengan Megawati, Hendarsam menyebut sejumlah tantangan global yang dapat menjadi ancaman bangsa.
Pertemuan Prabowo dengan Megawati yang juga menjadi harapan publik, menurut Hendarsam merupakan bentuk sikap kenegarawanan keduanya sebagai tokoh.
Salah satu bentuk sikap kenegarawanan Prabowo, menurut Hendarsam dapat dilihat dari lokasi serta panitia pertemuan yang seluruhnya ditangani oleh PDIP.
“Secara formal ini pertemuan acara silaturahmi dalam rangka Idul Fitri, tapi secara luas ini adalah persiapan menghadapi tantangan global di masa depan,” jelasnya.
Menyikapi adanya pertemuan antara Prabowo dengan Megawati yang berlangsung hari ini, Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi memberi tanggapan.
Menurutnya substansi pertemuan di bagian depan panggung tidak selalu mencerminkan segala peristiwa yang terjadi di baliknya.
Baca Juga: 4 Bansos Cair April 2025! Jadwal Pencairan Lengkap dengan Nominalnya
Esensi mendasar pertemuan antara dua elit politik, menurut B. Muhtadi dapat diketahui jika bagian dibalik layar berhasil diakses.
“Dalam politik, itu tidak ada Makan Siang gratis kecuali itu MBG,” jelasnya seraya bergurau.
Share this article
Karena itu, pertemuan diam-diam dan senyap antara Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri menuai beragam tanggapan.