Dedi Mulyadi vs Pramono Anung: Beda Jalan Bina Anak Nakal, Mana yang Efektif?

Beda solusi Dedi Mulyadi (KDM) dan Pramono Anung untuk membina anak nakal
Beda solusi Dedi Mulyadi (KDM) dan Pramono Anung untuk membina anak nakal

AYOJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan usai menggulirkan program penanganan remaja bermasalah yang menuai pro dan kontra.

Bukan hukuman konvensional, Dedi Mulyadi memilih cara tak biasa: mengirim pelajar nakal ke barak militer untuk mendapat pembinaan kedisiplinan.

Kebijakan ini memicu perdebatan sengit. Sebagian kepala daerah justru mendukung dan ikut menerapkan pendekatan serupa.

Namun, sikap berbeda justru ditunjukkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang secara tegas menolak langkah ala militer tersebut.

Baca Juga: Menggeser Indonesia Sebagai Negara Berpenduduk Muslim Terbesar di Dunia, Ini Fakta Unik Pakistan yang Mencengangkan!

Alasan Dedi Mulyadi Kirim Siswa Bermasalah ke Barak Militer

Mulai Mei 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar program pelatihan kedisiplinan untuk pelajar yang berulang kali melanggar aturan dan sulit dibina.

Lokasi kegiatan dipusatkan di dua tempat strategis: Lapangan Kujang Rindam III/Siliwangi di Bandung dan Markas Menarmed 1 Kostrad di Purwakarta.

Melalui kolaborasi dengan TNI AD, Dedi Mulyadi menyatakan program ini bukan sekadar hukuman, melainkan upaya rehabilitasi karakter.

Surat edaran resmi pun telah dikirimkan ke seluruh sekolah sebagai pemberitahuan pelaksanaan.

“Anak-anak yang dikirim ke barak ini bukan karena sekali dua kali melanggar, tapi mereka yang sudah berkali-kali berbuat pelanggaran berat. Sekolah dan orang tua pun sudah angkat tangan. Di sini, kita berupaya membentuk ulang karakter mereka,” ujar Dedi Mulyadi.

Menuai Kritik: Pendekatan Militer Dianggap Langgar Prinsip Pendidikan dan HAM

Kebijakan ini tak lepas dari sorotan tajam kalangan akademisi dan pegiat HAM. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, mempertanyakan efektivitas dan etika pendekatan militer terhadap anak.

Baca Juga: Rambut Kamu Beruban? Coba 6 Tips Mengurangi Resiko Rambut Beruban, Salah Satunya Memilih Jenis Shampo yang Benar!

“Aturan dalam pendidikan nasional sudah jelas. Guru Bimbingan Konseling (BK) seharusnya menjadi garda terdepan dalam membina siswa yang bermasalah. Kita tidak bisa menyelesaikan persoalan dengan cara represi,” tegas Atip.

Sejumlah aktivis hak anak juga angkat suara. Mereka khawatir, pendekatan keras seperti pelatihan militer bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan psikologis remaja, apalagi jika dilakukan tanpa pendampingan profesional.

Pramono Anung Pilih Solusi yang Lebih Humanis

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan pihaknya tidak akan mengikuti jejak Dedi Mulyadi.

Lewat juru bicaranya, Chico Hakim, Pramono menyebut bahwa Jakarta memiliki strategi pembinaan yang lebih ramah anak dan jauh dari pendekatan militeristik.

“Pemprov DKI mendorong pembentukan karakter remaja melalui ruang-ruang produktif. Kami membuka taman kota dan perpustakaan hingga malam agar anak-anak bisa menyalurkan energi dan kreativitasnya secara positif,” ujar Chico, Senin (12/5/2025).

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan seharusnya tidak meninggalkan trauma, apalagi pada anak yang masih dalam masa perkembangan emosional.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Efektif
# Ramah Anak
# anak nakal
# Barak
# Pramono Anung
# MILITER
# Dedi Mulyadi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.