AYOJAKARTA.COM – Kunjungan kenegaraan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia menjadi sorotan.
Dimulai dari insiden dugaan pemukulan oleh istrinya Brigitte Marie Macron, Emmanuel Macron juga disorot lantaran buntut pertemuannya dengan Presiden Prabowo.
Baca Juga: Berguna Banget untuk Penyimpanan, Deretan Alasan Kamu Harus Memiliki OTG!
Sebelum tiba di Indonesia, Presiden Emmanuel Macron diketahui sempat mengalami peristiwa dramatis saat baru mendarat di Vietnam.
Tersorot jelas oleh kamera berbagai media jurnalistik yang tengah meliput, wajah Presiden Emmanuel Macron diketahui sempat ditoyor oleh sang istri.
Meski tertangkap jelas oleh banyak sorot kamera, Emmanuel Macron menyangkal telah mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari istrinya.
Kepada awak media, Marcon menyebut peristiwa tersebut memang terjadi namun hanya merupakan suatu kesalahpahaman yang terlalu digemborkan.
Baca Juga: Soal Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Mantan Menteri HAM Hamid Awaludin Ikut Buka Suara Begini...
“Saya dikabarkan bertengkar dengan istri saya saat mendarat di Hanoi, tentu itu tidak benar, meski rekaman itu benar,” ungkapnya.
Setibanya di Indonesia, Macron yang disambut antusias oleh masyarakat dengan berbagai selebrasi mengaku sangat mengagumi keramah-tamahan yang tercipta.
Selain Istana Negara, Presiden Macron juga berencana mengunjungi Candi Borobudur yang merupakan salah satu situs purbakala dan termasuk dalam keajaiban dunia.
Terkait dengan rencana kunjungan tersebut, warganet dari berbagai platform media sempat dibuat murka lantaran struktur tangga dikabarkan harus mengalami pemugaran.
Pasalnya, pada bagian Kamadhatu atau Tingkat Dasar, Rupadhatu atau Tengah hingga Tangga Puncak atau Arupadhatu diketahui dipasangi eskalator.
Baca Juga: Viral! Pejalan Kaki Disebut Bisa Ditilang ETLE, Polisi Buka Suara
Disamping menyepakati sejumlah hal menyangkut hubungan teknologi dan ekonomi, kedatangan Presiden Macron juga menyoal isu perdamaian dunia.
Usai pembicaraan bilateral empat mata, Presiden Prabowo kemudian sempat melontarkan pernyataan politik yang berdampak kepada dunia internasional.
Menurut Presiden Prabowo, Palestina merupakan negara berdaulat yang perlu diakui oleh dunia khususnya Israel dan sebaliknya.
Dalam pidato resminya, Presiden Prabowo menyatakan siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika bersedia mengakui kedaulatan Palestina.
“Oleh karena itu, begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap membuka hubungan diplomatik dengan Israel,” jelas Presiden Prabowo.
Selain mendesak dibukanya akses bantuan kemanusiaan, Presiden Prabowo juga siap untuk memberikan bantuan angkatan bersenjata untuk menjaga perdamaian dunia.
Pernyataan Presiden Prabowo terkait kedaulatan bangsa Palestina dan Israel, kemudian menetaskan berbagai narasi di seluruh pelosok negeri. ***
Share this article
Dimulai dari insiden dugaan pemukulan oleh istrinya Brigitte Marie Macron, Emmanuel Macron juga disorot pertemuan dengan Prabowo