Mengaku Patah Hati Lantaran Citra Kesederhanaan yang Tidak Otentik, Sahabat Joko Widodo Usul Kata Pemerintah Diganti!

Mengaku Patah Hati Lantaran Citra Kesederhanaan yang Tidak Otentik, Sahabat Joko Widodo Usul Kata Pemerintah Diganti!
Mengaku Patah Hati Lantaran Citra Kesederhanaan yang Tidak Otentik, Sahabat Joko Widodo Usul Kata Pemerintah Diganti!

AYOJAKARTA.COM – Komitmen dan idealisme yang pernah dibawa oleh Joko Widodo dalam kancah politik Indonesia, turut mempengaruhi dialektika publik pada hari ini.

Hadir dengan mengusung gagasan sebagai pemimpin Pedagog atau Pekerja Cahaya, Joko Widodo justru menjadi sosok yang Demagog usai mengemban amanah.

Berbagai kebijakan yang diambil selama menjabat, tidak lain hanya bagian dari upaya Joko Widodo menutupi cara kepemimpinan Demagog atau kecenderungan memanipulasi emosi.

Baca Juga: Referensi Teks MC Pelaksanaan Salat Idul Adha 2025: Format Lengkap, Sopan, dan Siap Pakai

Cenderung bertolak belakang dengan fase awal kehadirannya di kancah politik yang membawa secercah harapan, Jokowi justru mengajarkan gaya kepemimpinan Machiaveli.

Pernyataan mengenai terjadinya perubahan perilaku politik Presiden Ketujuh RI tersebut merupakan pandangan Syarif Bastaman, sahabat dekat Jokowi.

Syarif menilai perubahan perilaku Jokowi sebagai pengemban amanah rakyat mulai mengalami pergeseran pada periode kedua masa pemerintahannya.

Berubah dari pemimpin yang memperjuangkann idealisme kerakyatan dengan berbekal kesederhanaan, Syarif menganggap kesederhanaan Jokowi tidak lagi otentik.

Baca Juga: Cara Pengajuan Akun SPMB Jakarta 2025 SMA dan SMK Hari Ini 5 Juni, Jangan Sampai Ketinggalan!

Mengaku sempat terbius dengan kesederhaan Jokowi di awal-awal perkenalan, Syarif menganggap bahwa Jokowi adalah contoh terbaik dari sistem demokrasi.

“Beliau itu kan orang sederhana, dari orang biasa dan Beliau sendiri mengaku dari bantaran kali,” kenang Syarif saat menjadi narasumber di sebuah siniar.

Sejalan dengan bergeraknya roda politik usai berhasil meninggalkan jabatan Gubernur Jakarta dan menduduki peran Presiden, Syarif mengaku justru mulai mengalami patah hati.

Seorang Pemimpin, menurut Syarif dapat diasumsikan sebagai sebuah Akar yang harus menopang keberlangsungan hidup batang untuk mendapatkan buah terbaik.

Baca Juga: Anies Baswedan Akan Jadi Khatib Salat Idul Adha di Masjid Al-Azhar, Ini Tema yang Akan Dibawakan Oleh Eks Gubernur Jakarta

Dari buah yang tumbuh dari akar tersebut, akan tercipta tunas pohon baru yang memiliki kualitas sebanding dengan pohon induknya.

Gagasan ideal tentang makna kepemimpinan tersebut, menurut Syarif justru mengalami perubahan saat Jokowi mulai berada di akhir masa pemerintahan.

Kebijakan-kebijakan politik yang ditempuh pemerintahan Jokowi dalam spektrum politik nasional, menurut Syarif telah membawa dampak kemunduran.

Selain berperan sebagai Aktor, Joko Widodo selama memerintah menurut Syarfi juga bertindak sebagai Sutradara merangkap Penulis Skenario.

Baca Juga: Akibat Jumlah Kasus Covid-19 di Wilayah Asia Terus Meningkat, Kementerian Kesehatan Terbitkan Surat Edaran, Ini Isinya

Akibat mengabaikan prinsip dasar kepemimpinan, rakyat yang sejatinya diasumsikan sebagai buah justru dipaksa berubah menjadi akar.

Warisan politik berupa revolusi mental yang sempat disampaikan Presiden Jokowi, menurut Syarif perlu ditindak lanjuti oleh pemerintahan saat ini.

Salah satu langkah awal untuk dijadikan sebagai pijakan bagi masa depan Indonesia adalah mengganti istilah Pemerintah menjadi Pamong atau yang sinonim dengannya.

Kata pemerintah, menurut Syarif telah menggeser alam bawash sadar dan pikiran manusia sehingga Pejabat Negara cenderung merasa lebih superior dan rakyat menjadi inferior.

“Pemerintah itu kan berbau feodal, Tukang Perintah, kita ganti dengan yang sifatnya melayani,” pungkasnya seperti dikutip Ayojakarta dari Youtube Forum Keadilan TV. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# demagog
# Joko Widodo
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.