AYOJAKARTA.COM--Pengamat Intelijen, Soleman B Ponto menanggapi hasil sidang kode etik profesi Richard Eliezer yang tidak dipecat dan dapat kembali ke institusi Polri.
Namun sayangnya kabar kurang mengenakan disampaikan Soleman B Ponto bahwa ada bahaya yang mengintai Richard Eliezer apabila kembali ke Polri.
Menurut Soleman B Ponto, Richard Eliezer harus mewaspadai sosok-sosok ini apabila dirinya sudah mulai aktif kembali bekerja di Polri.
"Budaya di TNI Polri itu beda dengan budaya umum, ini budaya organisasi," ungkap Soleman seperti dilansir Ayojakarta.com pada siaran TV One News.
Baca Juga: Apa Arti Kedipan Ferdy Sambo Selama Sidang? Pakar Mikro Ekspresi Monica Kumalasari Jelaskan Begini
Sosok yang harus diwaspadai oleh Richard Eliezer merupakan sosok yang tidak puas dengan vonis hakim atas hukuman Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Selain dari keluarga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi atau keluarga Yosua, tentunya rekan-rekan mereka harus diwaspadai.
"Lalu budaya perkawanannya Yosua, perkawanannya Ferdy Sambo, belum lagi temannya temannya Ferdy Sambo, itu punya budaya sendiri," kata Soleman.
Menurut Soleman, jika Eliezer kembali di Polri yang merupakan sebuah organisasi, maka sudah tidak ada lagi yang bisa mengendalikannya atau menolongnya.
"Ketika dia masuk dalam organisasi Polri tidak ada lagi orang dari luar yang bisa mengendalikan dan berhak terhadap Eliezer," ungkapnya.
"Sekarang kita dari luar bisa melihat itu karena memang persidangan, tetapi sekali di sudah masuk di dalam organisasi, seratus persen di bawah kendali polisi," imbuh Soleman.
Apalagi terkait karir kedepan Richard Eliezer.
Soleman berpendapat bahwa hukuman yang dijalani ini akan sangat berpengaruh terhadap masa depannya.
"Ketika kenaikan pangkat misalnya ada aturan disitu tertulis jelas bebas dari tindak pidana, dan ini sudah ada walaupun satu tahun," ujar Soleman.
Baca Juga: Anaknya Divonis 10 Bulan Penjara, Orang Tua Arif Rachman Arifin Sujud Syukur dan Ucapkan Ini
Lebih lanjut Soleman juga mengibaratkan bahwa Richard Eliezer merupakan gelas yang sudah retak, dan apabila ada pemilihan kenaikan pangkat, atasan pasti akan memilih bawahan yang masih bersih tanpa retak.
"Ketika saya harus memilih pangkat paling bawah pilihannya itu banyak, ini gelas banyak sekali saya akan cari yang tidak retak lah," ucapnya.
Richard Eliezer sendiri diketahui telah menjalani Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) pada Rabu 22 Februari 2023 kemarin.
Richard dinyatakan tidak dipecat dan masih diperbolehkan untuk bekerja di institusi Polri.
Namun dia mendapatkan sanksi atas tindak pidananya berusa sanksi demosi selama 1 tahun.***

Share this article
Selain dari keluarga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi atau keluarga Yosua, tentunya rekan-rekan mereka harus diwaspadai.