AYOJAKARTA.COM--Sosok AG (15) tengah menjadi perbincangan hangat publik baru-baru ini usai kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David Ozora mencuat.
Sebelumnya AG yang merupakan kekasih Mario Dandy diperiksa sebagai saksi, kini statusnya naik menjadi pelaku atau anak yang berkonflik dengan hukum.
Telah ditetapkannya sebagai pelaku, saat ini AG juga telah resmi mengundurkan diri dari SMA Tarakanita 1.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Mangatta Toding Allo yang mengungkapkan bahwa pengunduran diri dari kliennya merupakan inisiatif sendiri bukan merupakan paksaan dari pihak manapun.
“Memang kemarin pengunduran diri itu inisiatif dari anak sendiri dan keluarga,” ujar Mangatta dikutip ayojakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Selasa (7/3/2023).
Terkait dengan upaya pendidikan yang akan ditempuh selanjutnya, ia mengatakan bahwa hak pendidikan dari AG sedang didiskusikan oleh pihak keluarga kliennya.
“Hak pendidikannya sedang didiskusikan oleh pihak keluarga,” kata Mangatta.
Menurutnya pengunduran diri dari kliennya merupakan jalan terbaik bagi AG maupun pihak sekolah.
Sebelumnya sempat beredar pemberitaan soal AG yang ditetapkan sebagai pelaku penganiayaan bersama dengan kekasihnya yakni Mario Dandy dan juga Shane Lukas.
Setelah itu AG akhirnya memilih keluar dari sekolah yang sedang ia jalani sekarang.
Surat pengunduran diri dari kekasih Mario Dandy dibagikan oleh akun Twitter @MurtadhaOne1, Jumat (3/3/2023).
“Mungkin hanya Agnes, siswi tarakanita yg membuat sekolahnya sampai mengeluarkan pernyataan 2 kali. Skorsing dan pengunduran diri,” cuitnya.
Adapun pernyataan dari SMA Tarakanita 1 terkait pengunduran diri dari salah satu siswanya yang saat ini telah menjadi pelaku penganiayaan terhadap David yakni sebagai berikut.
“Sehubung dengan kasus hukum yang menimpa salah satu peserta didik SMA Tarakanita 1 Jakarta atas nama AGH ijinkan kami menyampaikan sejumlah hal berikut,” ujar Kepala SMA 1, Sr Pauletta, Kamis (2/3/2023).
Dalam pernyataan resmi dari pihak sekolah AG, disampaikan bahwa pihak SMA Tarakanita 1 telah menerima surat pengunduran diri dari salah satu siswanya yang tengah bermasalah atas kasus penganiayaan pada 28 Februari 2023.
“Kami telah menerima surat pengunduran diri AGH sebagai siswi SMA Tarakanita 1 Jakarta secara resmi pada 28 Februari 2023,” ujar Sr Pauletta.
“Dar pihak sekolah, kami telah mengembalikan pendidikan AGH kepada orang tua dan keluarga, dengan tetap memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya Undang-Undang Perlindungan Anak,” imbuhnya.***

Share this article
Menurutnya pengunduran diri dari kliennya merupakan jalan terbaik bagi AG maupun pihak sekolah, pasca terseret kasus penganiayaan