AYOJAKARTA.COM---Selebgram Ajudan Pribadi ditangkap terkait kasus penipuan senilai Rp1,3 miliar.
Mantan Bos, Andi Rukman Karumpa mengaku sudah mengetahui bisnis ilegal yang dilakukan Ajudan pribadi tersebut.
Pemilik nama asli Muhammad Akbar tersebut diketahui menjalani bisnis ilegal setelah dirinya tidak lagi menjadi ajudan Andi Rukman Karumpa.
Tepatnya setelah dirinya terjun dan sibuk menjadi selebgram dan semacamnya.
Andi sendiri mengatakan sudah sering mengingatkan Akbar untuk tidak menjalani bisnis ilegal setelah tak lagi bekerja dengannya.
Akbar juga sudah sering ditegur terkait bisnis mobil fiktif yang kini membuatnya jadi tersangka penipuan.
“Saya sudah sering ingatkan ke si Akbar Akbar jangan lakukan hal-hal seperti ini, orang tahu kamu pernah ikut saya kamu bisa rusak Nama saya. jangan bisnis-bisnis yang haram,” ungkap Andi Rukman dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube ADA FAKTA.
“Bisnis boleh yang penting halal sudah sering saya ingatkan saya marahi Akhirnya ada yang melaporkan,” imbuh Andi Rukman lebih lanjut.
Sebagai mantan bos yang telah lama bersama Akbar, dan sudah seperti orang tua angkatnya sendiri, Andi mengaku turut prihatin dengan kasus yang menimpa mantan ajudannya tersebut.
Andi Rukman Karumpa meminta Akbar untuk bertanggung jawab atas kasus penipuan yang Akbar lakukan.
Andi berharap agar kasus yang menimpa Akbar saat ini bisa menjadi pembelajaran, dirinya juga menegaskan tidak akan melakukan pembelaan terhadap akbar.
Berharap mantan anak buahnya tersebut berubah lebih baik, setelah menjalani proses hukum ini.
Namun Andi Rukman Karumpa mengatakan akan datang menjenguknya sesekali,
Ajudan Pribadi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Jakarta Barat dalam penipuan, dengan barang bukti yang telah diserahkan oleh pihak kepolisian dari pelapor.
Sebagai terlapor, Ajudan Pribadi tidak bisa mengelak dan mengakui segala perbuatannya tersebut.
Saat ini kasus ini sedang ditangani oleh penyidik, dan selanjutnya akan dilakukan gelar perkara untuk kasus penipuan ini.
Diketahui Ajudan pribadi melakukan penipuan pembelian mobil mewah dengan harga murah yang ditawarkan kepada temannya.
Namun kenyataannya mobil yang ditawarkan tidak pernah ada meskipun pembayaran telah selesai.***

Share this article
Akbar 'Ajudan Pribadi' juga sudah sering ditegur terkait bisnis mobil fiktif yang kini membuatnya jadi tersangka penipuan.