AYOJAKARTA.COM - Saat ini para Pegawai Negeri Sipil (PNS) tengah dibuat risau soal informasi THR 2023.
Pasalnya dikabarkan jika penyaluran THR 2023 untuk para PNS akan diberikan secara terlambat atau setelah hari raya idul fitri.
Soal terlambatnya penyaluran THR 2023 bagi PNS tersebut sempat disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Baca Juga: Info Tukar Uang THR Lebaran Resmi Bisa Pakai Aplikasi, Cek Lokasi dan Jadwal di Sini
Diketahui keterlambatan penyaluran THR 2023 ke para ASN disebabkan oleh surat perintah membayar (SPM) yang diajukan pemda tidak lengkap.
Meski nantinya penyaluran THR 2023 akan disalurkan setelah hari raya idul fitri, namun Sri Mulyani menghimbau para ASN untuk tidak khawatir.
Pasalnya meski penyalurannya terlambat, namun besaran THR akan tetap utuh dan tidak hangus
"Seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya, apabila THR ternyata belum dapat dibayarkan karena sesuatu hal sebelum Hari Raya Idul Fitri, tidak berarti THR-nya hangus,” ujar Sri Mulyani saat dikutip AyoJakarta.com dari laman Republika.
“THR tetap dapat dibayarkan sesudah Hari Raya Idul Fitri," imbuhnya.
Namun Sri Mulyani juga terus melakukan upaya agar pencairan THR 2023 bisa tepat waktu sesuai dengan jadwal yaitu 10 hari sebelum lebaran atau tepatnya tanggal 4 April 2023.
Baca Juga: Katanya Jatuh Miskin Hingga Bingung Bayar THR Pegawai, Rafael Alun Justru Didampingi 4 Pengacara
Masing-masing lembaga atau kementerian dan pemerintah juga sudah bisa mengajukan SPM sejak awal April.
“Kami akan terus menghimbau bekerja sama dan bekerja bersama seluruh kementerian lembaga dan pemerintah daerah,” jelas Sri Mulyani.
“Agar diupayakan THR bisa diterima sebelum Hari Raya Idul Fitri. K/L dapat segera mengajukan surat perintah membayar ke kantor pelayanan perbendaharaan negara,” lanjutnya.
Baca Juga: Beda Nasib dengan Pejabat, Curhatan Karyawan Honorer: Gaji Dipending THR Tak Dibagi
Rupanya keterlambatan pembayaran THR lebaran bagi ASN yang diakibatkan SPM yang diajukan lembaga atau kementerian dan pemda tidak lengkap sudah kerap terjadi.
Oleh sebab itu, Kementerian Keuangan justru ramai disebut tidak belajar dari pengalaman yang sudah-sudah.
Kekesalan tersebut ramai disampaikan publik melalui komentar dalam postingan akun Instagram @asnbiasaaja pada (3/4/23).
Baca Juga: Siap-siap Cair, Ternyata THR Hari Raya Miliki Asal-usul yang Menarik Loh Sampai Buat Ricuh Indonesia
“Bukannya belajar dari yg udah-udah, malah lanjut part 2. Usia segitu memang lagi lucu-lucunya sih,” tulis @aimdhielisto.
“Korbanin aja anak sendiri terooossss..pdhl pemerintah yg bikin aturan, nyuruh pengusaha bayar THR pegawenya eehh pemerintah sendiri jg yg mengkhianati aturannya…atau…kita kagak dianggep pegawai?” komentar @annisadaniati.
Warganet dengan akun @joemirnoto tampak memberi komentar berbeda, “Mungkin bisa dimulai dari kementerian keuangan sebagai contoh pemberian THR setelah lebaran.”
Ada juga warganet dengan akun @z0e4kbar yang tampak jengkel dengan berkomentar, “Tujuannya untuk membantu ekonomi meningkatkan daya beli menjelang hari raya, keluarnya habis lebaran…yang dibeli apa? Yg jualan ketupat, daging, baju sebelum lebaran mencari rejeki bukan habis lebaran. THR gak 100 persen ajah banyak mace mini onoh.”***

Share this article
Sri Mulyani kembali kena semprot netizen usai beredar isu bahwa THR PNS bisa saja cair setelah Idul Fitri.