AYOJAKARTA.COM- Mario Dandy Satrio bersama dengan Shane Lukas harus mempertanggung jawabkan perbuatannya karena kasus penganiayaan yang mereka lakukan kepada David Ozora.
Sedangkan David hingga kini masih dirawat secara Intensif di rumah sakit karena cidera parah yang mengenai kepalanya akibat tendangan yang dilakukan oleh Mario.
David pun juga harus menjalani terapi dengan pengawasan dokter hingga satu tahun kedepan.
Selain itu kabar lainnya datang dari persidangan yang dilakukan kepada salah satu pelaku yakni anak yang berkonflik dengan hukum AG, ayah David Ozora yakni Jonathan Latumahina mengungkapkan beberapa hal karena sidang dilakukan secara tertutup.
Ia mengatakan melalui akun Twitternya @seeksixsuck (7/4/2023), bahwa dalam sidang terdapat beberapa hal yang tidak tersampaikan ke publik karena sidang dilakukan secara tertutup.
Salah satunya adalah adanya fakta tentang kedua tersangka yakni Mario dan Shane yang mulai stress karena berteriak di dalam sel, hingga banjir air mata.
"Sidang kemarin banyak hal yang tidak tersampaikan di media karena tertutup, mulai dari tersangka yang mulai stres dan teriak2 di sel, banjir airmata yang pernah gue janjikan, saling serang antar tersangka," tulis akun @seeksixsuck.
Baca Juga: Update Kondisi David Ozora Pasca Dianiaya Mario Dandy: Sudah Bisa Nonton Sinetron
Selain itu Jonathan Latumahina juga meminta agar sidang yang dilakukan kepada Mario dan Shane dapat disiarkan live di televisi karena keduanya tidak bersatatus sebagai anak yang berkonflik dengan hukum.
"Sidang selanjutnya (mario dan shane) live dong, kan mereka bukan anak-anak," tulis ayah.
Hingga saat ini keduanya saat ini masih ditahan sembari menunggu jadwal sidang yang aman segera dijadwalkan.
Meski miris melihat kelakuannya, namum kasus yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio ini merupakan salah satu jalan terungkapnya aksi tidak terpuji ayahnya yakni Rafael Alun sebagai pejabat Pajak.***

Share this article
Kasus penganiayaan David Ozora oleh seorang anak pejabat Ditjen Pajak, Mario Dandy memasuki babak baru.