AYOJAKARTA.COM – Warga Palembang kesal usai Salat Idul Fitri di Masjid Agung telat karena harus menunggu lama kedatangan dari pejabat setempat.
Aksi curhatan warga Palembang viral di media sosial dan salah satunya diunggah oleh akun Instagram @undercover.id.
Warga tersebut mengeluhkan aksi pejabat yang tidak tepat waktu sehingga pelaksanaan Salat Idul Fitri terlambat dilaksanakan karena harus menunggu pejabat.
Baca Juga: Apa Hukum Membatalkan Puasa Syawal karena Bertamu? Cek di Sini!
Yakni mulai dari Gubernur, Pemerintah Provinsi (Pemprov), hingga Wali Kota Palembang. Dirinya pun mempertanyakan alasan mengapa bisa telat datang.
“Agak kecewa sih salat Ied tahun ini di Masjid Agung Palembang, bukan karena jamaahnya,” ujar salah satu warga Palembang dikutip AyoJakarta.com melalui Instagram @undercover.id, Senin (24/4/2023).
“Tapi karena Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, mulai dari Gubernur, Pemprov, Wali Kota, dan lain-lain,” sambungnya.
Atas aksi telat para pejabat sehingga membuat masyarakat Palembang khususnya yang saat itu Salat Idul Fitri di Masjid Agung harus menunggu lama untuk bisa melaksanakan salat Ied.
Baca Juga: Simak Panduan Puasa Syawal dari Ahli Ilmu Agama Islam Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal di Sini!
Warga pun mempertanyakan dari mana saja para pejabat Sumatera Selatan sehingga menyebabkan pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Agung menjadi molor waktunya.
“Kalian itu kenapa bisa telat sih? kan posisinya kalian bisa otw lebih kurang jam 7 kurang, malah kita salat sekitar jam 08.00,” ungkap warga.
“Ini kalian habis dari mana dulu? Ini tahun 2023 yang baru pertama kali salat Ied di Masjid Agung bisa selama ini,” imbuhnya.
Baca Juga: Luar Biasa Keutamaannya! Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal Pahalanya Seperti...
Menurut curhatan warga tersebut, dirinya tidak mempermasalahkan terkait dengan pekerjaannya, akan tetapi mempertanyakan tanggung jawab sebagai publik figur.
Yang akan dilihat dan sudah ditunggu banyak orang namun datang telat sehingga menyebabkan pelaksanaan salat Ied harus diundur.
Apalagi warga Palembang yang telah datang terlebih dahulu sekitar pukul 06.00-an harus menunggu lama karena salat Idul Fitri baru dimulai sekitar pukul 08.00.
Bukan itu saja, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru juga ikut disentil karena tidak ada ucapan permohonan maaf sebagai perwakilan pemerintah setempat atas aksi telat tersebut.
Baca Juga: Cara Mempertahankan Ketakwaan dan Istiqomah Dalam Beribadah Meski Ramadan Usai
“Dan gue agak sedikit kurang respect dengan Gubernur Palembang Herman Deru, karena nggak ada minta maaf dengan warga Palembang, yang datang telat,” ujar warga.
“Ini tidak ada sama sekali minta maaf, tidak ada minta maaf. Tolong ini dibantu di share agar sampai di telinga para pejabat Kota Palembang,” sambungnya.***

Share this article
Warga Palembang kesal usai salat Idul Fitri di Masjid Agung telat karena harus menunggu lama kedatangan dari pejabat setempat. Simak yuk!