AYOJAKARTA.COM -– Rekayasa lalu lintas dalam masa arus balik Lebaran 2023 resmi diberlakukan.
Sebagaimana pemberitahuan Kapolri bahwa akan ada rekayasa lalu lintas bersifat situasional, akhirnya Tol Kalikangkung - Cikampek memberlakukan One Way.
Pemberlakuan One Way di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah hingga ke Gerbang Tol Cikampek, arah Jakarta resmi diberlakukan pada 24 April 2023.
Hal ini sebagaimana dikutip melalui kanal Youtube Metro TV oleh AyoJakarta.com pada 24 April 2023 dimana One Way diberlakukan karena semakin padatnya arus balik ke Jakarta.
One Way atau satu arah akan dilaksanakan mulai KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.
One Way akan dilaksanakan mulai GT Kalikangkung dan dilepas oleh Kakorlantas Polri, Irjen Firman Santyabudi, Menko PMK Muhadjir Effendy, Direktur Jasa Raharja, dan jajaran Polda Jawa Tengah seperti Kapolda Jateng dan Ditlantas Jateng.
Pemberlakuan sistem One Way ini bersifat situasional sehingga bisa diberhentikan sesuai dengan beban lalu lintas yang diputuskan oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Siap-siap Puncak Arus Balik Lebaran 2023, Tanggal Berapa? Ini Kata Kepolisian
Namun, sesuai dengan keterangan dari pihak Menko PMK Muhadjir Effendy, sistem One Way tetap diberlakukan untuk mengatasi kepadatan kendaraan karena meningkatnya volume kendaraan yang melintasi gerbang tol Kalikangkung menuju Jakarta (Tol Cikampek).
Menko PMK juga memberikan pesan untuk calon pemudik yang akan melakukan arus balik.
“Diharapkan kondisi pengemudi dan kendaraan harus prima, pastikan bahan bakar yang cukup, dan saldo kartu elektronik minimal Rp400 ribu,” terang Muhadjir Effendy.
Hal ini dikarenakan pada hari-hari sebelumnya dan arus mudik 2023, masih ditemui kendaraan yang tertumpuk di gerbang tol karena saldo yang tidak mencukupi untuk tap out di gerbang tol.
Baca Juga: Arus Balik 2023: Berikut Daftar Rest Area dengan SPBU di Tol Trans Jawa Arah Menuju Jakarta
Selain itu, Menko PMK menegaskan bahwa rest area bukanlah tempat untuk beristirahat pada arus balik, namun tempat untuk singgah sementara.
Hal ini untuk mencegah penumpukan kendaraan di sekitar rest area, dan rest area tersebut dapat digunakan secara bergantian.
Selain itu, Kakorlantas Polri, Irjen Firman Santyabudi menghimbau para pengendara yang terlanjur memasuki ruas jalur normal yaitu sebelah kiri karena belum masuk One Way saat melewati gerbang tol, agar tetap berada di jalur kiri.
“Mohon untuk para pengemudi tidak berpindah langsung ke ruas jalur kanan karena lebih lengang atau karena One Way. Hal ini untuk kepentingan bersama,” terang Irjen Firman Setyabudi.
Selain itu, pihak Jasa Marga memberlakukan diskon tol hingga 20 persen pada masa arus balik Lebaran 2023, hal ini membuat adanya prediksi puncak arus balik terjadi diantara tanggal 24-25 April 2023.***(Zharifah Ardiana)

Share this article
Pemberlakuan sistem One Way ini bersifat situasional sehingga bisa diberhentikan sesuai dengan beban lalu lintas yang diputuskan oleh pihak