AYOJAKARTA.COM – Prabowo Subianto sebagai salah satu Capres 2024 semakin aktif melakukan pendekatan politik ke beberapa tokoh, terutama pada saat momen lebaran.
Diketahui bahwa Prabowo Subianto mengunjungi Presiden Jokowi untuk bersilaturahmi pada momen lebaran di Solo, kemudian juga mengunjungi tokoh PPP Muhadjir Effendy sekaligus Menko PMK.
Sehari sebelumnya, Prabowo Subianto juga menemui Menko Polhukam Mahfud MD dan Wiranto. Pertemuan Prabowo dengan banyak tokoh politik ini membuat publik berspekulasi bahwa sedang adanya pendekatan politik.
Baca Juga: Seperti Mario Dandy, Penganiayaan yang Dilakukan Aditya Hasibuan Berakibat Fatal Kepada Korbannya
Adanya isu bahwa Prabowo dimungkinkan untuk menjadi Cawapres Ganjar Pranowo datang dari pertanyaan Presiden Jokowi saat ditanya siapa saja yang memiliki kemungkinan untuk menjadi Cawapres Ganjar Pranowo.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (27/4/2023), Jokowi sempat menyebutkan bahwa Prabowo menjadi salah satu pilihan untuk Cawapres dari Ganjar Pranowo.
“Ada Pak Erick, Sandiaga Uno, kan banyak kan. Ada Pak Mahfud, ada Pak Ridwan Kamil, banyak, siapa lagi? Ada Cak Imin, ada Pak Airlangga, banyak, nah termasuk Pak Prabowo,” kata Jokowi.
Di samping adanya isu mengenai Prabowo yang bisa saja menjadi Cawapres, Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda menyampaikan bahwa elektabilitas Prabowo masih melampaui Ganjar.
Baca Juga: Rizky Febian Blak-blakan Sebut Ibunya Selingkuh dari Sule, Ada Dugaan Kena Santet
“Tendensinya masih kuat sebagai Capres ya, apa lagi hari ini elektabilitas Pak Prabowo melampaui Ganjar Pranowo realitasnya terakhir dari data-data survey,” ujar Hanta Yuda
“Kemudian kita tahu juga Pak Prabowo sekarang ini posisinya masih kokoh, elektabilitasnya cukup potensial dan Prabowo menurut saya sekarang momentumnya lebih besar, potensi menangnya besar,” lanjutnya.
Melihat dari data survey elektabilitas, menurut Hanta Yuda, baik Gerindra maupun Prabowo sendiri akan rugi jika nantinya Prabowo hanya menjadi Cawapres.
Tidak seperti partai lain yang harus berkoalisi dalam mengajukan Capres, menurut perhitungan, PDIP tidak memerlukan koalisi dengan partai lain untuk mengajukan Capres.
Baca Juga: Loh? Masalah Perselingkuhan Virgoun Dikaitkan dengan Lesti Billar oleh Netizen, Apa Hubungannya?
Menanggapi kabar Prabowo dimungkinkan menjadi Cawapres, Prabowo sendiri menegaskan bahwa partai yang mengusungnya yaitu Gerindra sudah menetapkan dirinya untuk menjadi Capres bukannya Cawapres.
Prabowo juga dengan tegas dan percaya diri meyakinkan publik bahwa partainya memiliki kekuatan yang cukup untuk mengusungnya menjadi Capres.
Hingga saat ini baik Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan belum menentukan siapa Cawapres yang akan mendampingi mereka.***

Share this article
Alasan Prabowo Subianto tak ingin menjadi cawapres Ganjar Pranowo karena miliki elektabilitas tinggi di masyarakat?