AYOJAKARTA.COM--Belakangan ini, Bank Syariah Indonesia (BSI) sempat mengalami perbincangan lantaran aplikasi Mobile Banking-nya yang mengalami gangguan.
Pasalnya, aplikasi Mobile Banking BSI beberapa hari lalu mengalami gangguan lebih dari 24 jam.
Banyak nasabah Bank BSI yang tentunya sangat menyayangkan gangguan pada aplikasi Mobile Banking tersebut.
Baru-baru ini, Bank BSI kembali menjadi perbincangan lantaran seorang pria bernama Rochmat Purwanto membagikan peristiwa yang menimpanya.
Melalui akun Twitter @RochmatPurwanto, ia membagikan kisahnya yang kehilangan uang senilai ratusan juta dari rekening BSI miliknya.
Baca Juga: Setelah BSI, Terbitlah Keluhan BCA Eror Hari Ini, Admin HaloBCA Beri Saran Begini
“Uang kami di BSI hilang Rp 378.251.749 sudah membuat laporan kehilangan dan komplain ke @bankbsi_id cabang Solo tapi jawaban seperti ini, adakah yang perlu dilakukan agar uang kami kembali?” tulis Rochmat Purwanto.
Rochmat Purwanto kemudian menjelaskan kronologi hilangnya uang ratusan juta miliknya, yang berawal dari stafnya yang mengecek riwayat transaksi.
Saat dicek, ternyata hanya terdapat saldo senilai Rp 3,7 juta dan pada mutasi rekening terdapat transaksi keluar ke tiga rekening asing sebesar Rp 378.251.749.
Mendapati adanya transaksi janggal, Rochmat kemudian menghubungi Call Center Bank BSI untuk memblokir rekening asing tersebut.
Baca Juga: Alarm Serius! Layanan Sulit Diakses BSI Kena Serangan Siber, Kok Bisa Kebobolan? Ternyata…
Sayangnya, Call Center tidak bisa melakukan hal tersebut karena membutuhkan laporan polisi.
Rochmat kemudian meminta surat laporan kepolisian, akan tetapi pihak Call Center tidak menyanggupi untuk memblokir rekening asing tersebut dan memintanya untuk datang ke kantor cabang Bank BSI.
Setelah datang ke kantor Bank BSI, Kepala Cabang menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa Rochmat dan akan menginvestigasi lebih lanjut.
Dua minggu kemudian, Kepala Cabang menyampaikan bahwa pihaknya sudah mendatangi rumah pemilik rekening asing tersebut, namun tidak didapati sosok pemilik rekening tersebut.
Selang dua minggu kemudian, Rochmat mengaku tidak mendapatkan kabar melalui WhatsApp Bank BSI.
Baca Juga: Sudah 4 Hari ATM dan Mobile Banking BSI Error, Dirut Minta Maaf dan Yakinkan Dana Nasabah Aman
Ia pun memutuskan untuk pergi ke kantor Bank BSI dengan tujuan kembali menanyakan perihal apa yang terjadi dan menyampaikan akan membawa perkara ini ke ranah hukum jika tidak ada kejelasan.
Beberapa hari kemudian, Rochmat akhirnya mendatangi Polda Jateng dan disarankan untuk ke Polsekta Laweyan, dan diarahkan ke Polresta Surakarta lantaran nominal uang yang hilang agak besar.
Rochmat pun memilih jalur hukum agar bisa menemui titik terang dan ia juga disarankan untuk melakukan gugatan hukum ke Bank BSI.
Pada cuitan lainnya, Rochmat mengungkapkan bahwa pada Sabtu (13/5/2023) dini hari, staf BSI menyampaikan bahwa dana miliknya masih ada.
Sayangnya, proses blokir rekening asing tersebut tidak bisa dilakukan oleh Call Center dan harus menunggu kantor buka.
Baca Juga: Sudah 3x24 Jam BSI Mobile Masih Eror? Jangan Khawatir, Coba Lakukan Tips dari BSI Berikut Ini!
Hingga kini, belum ada kabar terbaru mengenai kelanjutan kasus yang kini dihadapi oleh Rochmat.
Rochmat pun kini berharap Bank BSI bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang ia hadapi saat ini.
“Semoga @banbsi_id segera bangkit kembali atas peristiwa yang barusan terjadi. Kedepan semakin besar dan menguat hingga berperan lebih dalam memperkuat perekonomian bangsa Indonesia yang kita cintai. Bantu kami njih menyelesaikan permasalahan kami,” tulisnya.***

Share this article
Rochmat Purwanto menjelaskan kronologi hilangnya uang ratusan juta miliknya, yang berawal dari stafnya mengecek riwayat transaksi