AYOJAKARTA.COM – Pemerintah melalui SKB Tiga Menteri telah menetapkan pada tahun 2023 terdapat sebanyak 24 hari libur nasional.
Dari ke-24 hari libur nasional tersebut, terbagi sebanyak 16 hari merupakan tanggal merah dan 8 hari cuti bersama.
Berdasarkan ketetapan SKB 3 menteri tersebut, untuk bulan Mei tahun 2023 terdapat sebanyak 2 hari libur nasional.
Baca Juga: Bank BSI Error Lagi, Ini Jawaban Atas Keluhan Nasabah!
Tanggal 1 Mei merupakan hari libur dalam memperingati Hari Buruh, dan pada tanggal 18 Mei sebagai Hari Kenaikan Isa Almasih.
Sehubungan dengan libur nasional memperingati perayaan hari Kenaikan Isa Almasih, berikut ini adalah sejarahnya.
Dalam Alkitab, sejarah kenaikan Isa Almasih sudah tertulis pada Lukas 24 di ayat 36 sampai dengan ayat 53.
Pada Alkitab dijelaskan bahwa setelah dibangkitkan dari kematian akibat penyaliban, Almasih kemudian menemui dan memperlihatkan diri di hadapan Maria Magdalena.
Baca Juga: Lagi-lagi Eror, Nasabah BSI Keluhkan Gagal Gajian Hingga Tak Dapat Lakukan Transaksi
Setelah menemui Maria, Almasih juga menemui dua orang muridnya di sebuah kampung bernama Emaus ketika hendak pergi keluar kota.
Bukan itu saja, Almasih juga memperlihatkan diri di hadapan Petrus para murid lainnya yang tengah berada di perahu di danau Tiberias.
Setelah memperlihatkan diri di hadapan murid-muridnya secara terpisah, Almasih kemudian mendatangi 11 muridnya ketika hendak makan.
Saat sedang bercakap-cakap, mendadak pintu terbuka dan Al Masih sudah berada di hadapan 11 muridnya.
Setelah memberikan salam kepada murid-muridnya, semua tak berhenti memandangi Almasih dengan penuh rasa takut bercampur takjub seakan tidak percaya.
“Mengapa kamu terkejut, dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di hati kamu, lihatlah tanganku dan kakiku,” ucap Almasih kepada muridnya yang masih ragu.
Usai melihat perbedaan dari sorot mata 11 muridnya, Almasih kemudian mempertanyakan tentang keberadaan makanan.
Para murid Almasih kemudian memberikan Ikan Goreng yang langsung dimakan di hadapan 11 muridnya untuk menghilangkan keragu-raguan.
Saat semua murid sudah merasakan kebahagiaan seperti sebelum kematiannya, Almasih kemudian menjelaskan mengenai Alkitab.
Setelah menyudahi penjelasan, Almasih mengajak 11 muridnya untuk pergi ke bukit Zaitun dan menjelaskan tentang pertaubatan.
“Dalam nama-Nya, berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem,” ucap Almasih.
Saat sedang melakukan pemberkatan, tubuh Almasih secara perlahan terangkat ke angkasa (baca: Surga-Pen) dan para murid menyembahnya.
Setelah tidak lagi terlihat mata, dua orang berpakaian putih kemudian muncul dan mengingatkan bahwa Almasih akan kembali suatu hari.
Demikian sejarah kenaikan Almasih yang dirangkum Ayojakarta pada Rabu, 17 Mei 2023 dari kanal Youtube Vania Go.***

Share this article
Sehubungan dengan libur nasional memperingati perayaan hari Kenaikan Isa Almasih, berikut ini adalah sejarahnya.