AYOJAKARTA.COM - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan bahwa ada upaya penjegalan yang dilakukan sejumlah pihak terhadap Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Menurut Din Syamsuddin hal ini tentu sungguh sangat disayangkan.
Gelagat politik untuk menjegal Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 ini sudah mulai terlihat satu persatu ke permukaan.
Hal ini juga membuktikan bahwa orang-orang yang menjegal Anies Baswedan ini adalah mereka yang takut untuk bersaing dalam pilpres nanti.
"Patut disesalkan dan sangat memprihatinkan ada gelagat dan gejala praktik politik yang tidak positif, atau negatif dan bahkan bersifat dekonstruktif merusak, yaitu politik penjegalan, yang tidak siap bersaing dan bertanding secara fair," kata Din Syamsuddin.
Kemudian Din Syamsuddin menjelaskan kembali bahwa para lawan Anies di Pilpres mendatang akan terus mencari-cari kesalahannya.
Bahkan, lawan politik tersebut juga menggunakan isu serta narasi yang negatif untuk mendiskreditkan mantan Gubernur DKI tersebut.
Ia juga menambahkan, bahwa semua lawan Anies akan menghalalkan segala cara untuk melanggengkan kekuasaannya.
"Saya kira dari kalangan incumbent the rolling group untuk tidak ya, dalam rangka melanggengkan kekuasaannya, kemudian menempuh segala cara apalagi cara yang tidak halal dan dengan menjegal," katanya kembali yang dikutip AyoJakarta.com pada Rabu (24/5).
Baca Juga: Beri Pidato Politik di Peresmian Kantor DPW Nasdem, Anies Baswedan Dorong Partai Lakukan Hal Ini
Selanjutnya ia menilai perbuatan menjegal Anies ini termasuk ke dalam sifat tercela.
Namun Din Syamsuddin percaya jika siapa pun yang dizalimi akan mendapat pertolongan Tuhan.
" Dan saya berkeyakinan kalau ada seseorang atau sebuah parpol yang dihinakan, didiskreditkan seperti itu, ini justru membuka pintu bagi rahmat Allah untuk memenangkannya," tutupnya lebih lanjut.***

Share this article
Din Syamsuddin ungkap ada gelagat politik yang ingin jegal Anies Baswedan di Pilpres 2024 karena takut bersaing.