AYOJAKARTA.COM---Menko Polhukam Mahfud MD blak-blakan memberi pesan ke koalisi perubahan bakal capres Anies Baswedan, agar tetap kompak selama menuju Pemilu 2024.
Hal ini disampaikan Mahfud usai memimpin upacara di Lapangan pancasila, Ende, NTT pada Kamis (1/6/2023).
Mahfud berpesan kepada koalisi perubahan agar tetap kompak supaya tidak dijegal oleh pihak internalnya sendiri.
Pesan ini disampaikan, usai Anies mengungkap ada kekhawatiran soal penjegalan setelah Presiden Joko Widodo gamblang menyatakan akan cawe-cawe demi bangsa dan negara.
"Gak ada, itu bagian dari perlombaan dan kontestasi politik yang mengatakan ini demikian mungkin biar pendukungnya muncul atau biar yang milih sedikit," ujar Mahfud MD, dilansir dari YouTube Kompas TV, Kamis (1/6/2023).
Lebih lanjut, Mahfud menegaskan bahwa pemerintah sendiri tidak akan ikut campur tangan dengan kontestasi politik di Pilpres 2024 mendatang.
"Kenapa dijegal karena ini-ini, enggak ada. Kalau pemerintah tidak menjegal, misalnya mungkin saudara sih cuma ndak enak mau bilang terus terang, mungkin dari tulisan-tulisan dan pernyataan, Udah enggak ada yang akan menjegal-menjegal," kata Mahfud.
"Malah saya katakan kepada dia, kamu harus usahakan di dalam berbagai forum agar koalisi yang mendukung Anies itu kompak, agar Anies mendapat tiket tidak oleh dijegal oleh internalnya sendiri, kalau pemerintah sih enggak," Sambungnya.
Dia pun menekankan bahwa pemerintah sendiri justru akan menjamin dan melindungi hak-haknya sebagai warga negara Indonesia.
"Kita persilahkan, kita lindungi hak-haknya gitu gak ada penjegalan," pungkas Mahfud.***

Share this article
Mahfud berpesan kepada koalisi perubahan agar tetap kompak supaya tidak dijegal oleh pihak internalnya sendiri.