AYOJAKARTA.COM - Menko Polhukam Mahfud MD buka suara terkait dengan rencana Kaesang Pangarep yang ingin maju sebagai Depok Pertama.
Pernyataan Mahfud MD terkait dengan pencalonan tersebut disampaikan ketika menghadiri acara siniar Kaesang Pangarep by GK Hebat.
Dalam dialog penuh rasa akrab dan harmonis, Mahfud MD bahkan sempat melempar sejumlah candaan kepada Kaesang.
Baca Juga: Diladeni Mahfud MD, Panji Gumilang Langsung Cabut Gugatan Rp 5T: Masih Satu Almamater di HM
Salah satu candaan yang juga menjadi perhatian Mahfud MD terkait keinginan Kaesang adalah penggunaan atribut sebagai calon pejabat.
“Saya setuju, potensinya bagus, tapi kalau mau jadi Walikota itu bajunya nggak begitu, begini lhoo,” ujar Mahfud MD, sambil menunjukkan baju putih yang terlapisi jaket.
Terkait dengan penggunaan baju putih, Kaesang juga sempat mengorek sedikit informasi tentang peristiwa menjelang Pemilu 2019.
Baca Juga: Panji Gumilang Akhirnya Cabut Gugatan ke Mahfud MD, Pengacara Bongkar Alasannya
Sebagaimana diketahui sebagian masyarakat Indonesia, pada musim Pemilu 2019 nama Mahfud MD santer dikabarkan akan menjadi pasangan Jokowi.
Ketika komedian Kiky Saputri meminta tanggapan mengenai berita tersebut, Mahfud MD memberi jawaban.
Menurut Mahfud, kabar bahwa dirinya akan dipasangkan dengan Jokowi pada Pemilu 2019 merupakan peristiwa politik yang tidak bisa dipungkiri.
Baca Juga: Panji Gumilang Cabut Gugatan ke Mahfud MD, Kini Justru Incar Ridwan Kamil, Kenapa?
Sebelum mendaftar sebagai pasangan Capres dan Cawapres ke KPU, Mahfud sempat berkisah akan melakukan sejumlah rencana bersama Jokowi.
“Pak Jokowi sebagai Presiden yang Incumbent naik sepeda, saya yang bonceng di belakangnya, menuju KPU,” terang Mahfud dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat.
Selain berencana akan bersepeda menuju KPU, Mahfud juga sempat diminta untuk memastikan penulisan nama agar tidak mengalami hambatan.
Dalam siniar tersebut, Mahfud juga menceritakan rencana penggunaan baju putih yang akan dijadikan sebagai seragam pemilihan.
“Pak Mahfud juga nanti langsung kampanye, begitu besok diumumkan, tapi tidak boleh minta uang kepada siapapun,” ujar Mahfud menirukan arahan Jokowi.
Setelah mengikuti serangkaian arahan dan persiapan, Mahfud MD kemudian diminta untuk mengikuti pengumuman bersama Jokowi.
Baca Juga: Panji Gumilang Gugat Mahfud MD, Tuntut Kerugian Rp 5 Triliun
“Bahwa yang akan mendampingi saya sebagai calon wakil presiden periode 2019-2024 adalah Prof. DR. KH Maruf Amin,” ungkap Jokowi saat pengumuman.
Sambil tertawa, Mahfud MD mengaku cukup terkejut ketika mengetahui namanya tidak disebut sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Jokowi.
Meski harapannya sudah dibenturkan dengan kenyataan yang jauh berbeda, di hadapan media Mahfud MD mengaku tidak merasa kecewa.
Baca Juga: GEGER! Perlawanan Panji Gumilang, Gugat Mahfud MD Rp5 Triliun
“Saya tidak kecewa, ya kaget saja karena sudah diminta mempersiapkan diri dan agak detail, tapi biasa dalam politik,” ujarnya saat itu.
Lebih lanjut Mahfud menegaskan bahwa kepentingan negara harus lebih diutamakan daripada sekedar nama Mahfud atau Maruf Amin.***

Share this article
Mahfud MD mengatakan kabar dirinya akan dipasangkan dengan Jokowi pada Pemilu 2019 merupakan peristiwa politik yang tidak bisa dipungkiri.