AYOJAKARTA.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bar-bartu ini melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
OTT Basarnas yang dilakukan pada tanggal 25 Juli 2023 tersebut mengamankan 10 orang dari pihak Basarnas dan swasta.
OTT dilakukan berdasarkan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) berupa alat pendeteksian korban reruntuhan.
Baca Juga: Waduh, Ada Hotel di Dalam Al-Zaytun, Bupati Indramayu Mengaku Kaget dan Baru Tahu
Sejumlah fakta-fakta terkuak selama proses OTT hingga hari ini, termasuk beberapa di antaranya yang telah terkonfirmasi.
1. OTT Dilakukan di Jakarta dan Bekasi
OTT KPK terhadap pejabat di Basarnas dilakukan di Jakarta dan Bekasi. Operasi dilakukan pada tanggal 25 Juli 2023 di Cilangkap, Jakarta Timur, dan Jatisampurna, Bekasi. KPK menangkap total delapan orang selama OTT.
2. Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
OTT Basarnas ini terkait dengan tuduhan suap dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) berupa alat pendeteksian korban reruntuhan. KPK menyatakan ada dugaan penerimaan fee sebesar 10% dari nilai proyek yang diduga dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
3. 10 Orang Ditangkap
Hingga saat ini, KPK menyatakan telah menangkap 10 orang dalam OTT. Pada awalnya, 8 orang ditangkap selama OTT Basarnas oleh KPK. Namun, kemudian jumlah pihak yang terjaring OTT KPK terkait pejabat Basarnas bertambah menjadi 10 orang.
4. Perwira Letkol TNI AU Ikut Ditangkap
Letkol Afri Budi Cahyanto, seorang perwira TNI AU, ikut ditangkap dalam OTT. Letkol Afri Budi Cahyanto menjabat sebagai Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kepala Basarnas atau Kabasarnas. Dia merupakan perwira menengah TNI AU yang ditugaskan di Basarnas.
5. Barang Bukti Uang Disita
KPK menyita sejumlah uang selama operasi OTT Basarnas. Disebutkan, Jumlah uang yang disita tersebut mencapai miliaran rupiah. Saat ini, KPK belum merinci jumlah tepat uang yang disita dari OTT tersebut.
6. Pihak Swasta Ikut Kena OTT
Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK terhadap pejabat di Basarnas, pihak swasta juga ikut terjaring. Informasi lebih lanjut mengenai identitas dan peran pihak swasta yang terlibat dalam OTT tersebut belum diungkapkan.
7. OTT Jam 2 Siang
OTT Basarnas oleh KPK dilakukan selepas makan siang alias pukul 14:00 siang. "Benar KPK telah melakukan kegiatan tangkap tangan, pada tadi siang sekitar jam 14.00 WIB hari ini tanggal 25 Juli 2023 di daerah Jakarta dan Bekasi," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dikutip dari Suara.com.

Share this article
OTT Basarnas yang dilakukan pada tanggal 25 Juli 2023 tersebut mengamankan 10 orang dari pihak Basarnas termasuk Perwira Letkol TNI AU.