AYOJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Tengah sekaligus Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo melakukan silaturahmi bersama Ulama dan Masyayikh se-Indonesia, di Pondok Pesantren Al-Islami 2 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada, Sabtu siang, 26 Agustus 2023.
Kesempatan yang didapatkan oleh Ganjar Pranowo untuk bisa bertemu dengan para Ulama dan Masyayikh tersebut dimanfaatkannya untuk melakukan diskusi dan menerima aspirasi tentang program yang selama ini berjalan di Jawa Tengah.
Salah satunya adalah program tentang intensif guru keagamaan, yang digagas olehnya selama menjalankan kepimpinannya di Jawa Tengah.
Dikutip dari kanal Youtube Metro TV, Gubernur Jawa Tengah tersebut telah menggagas program tersebut sejak tahun 2019, dan di tahun 2023 ia menganggarkan sebesar 277 miliar untuk 230 ribu guru dari lima agama berbeda yang ada di Indonesia.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Akan Teruskan Program Presiden Jokowi Jika Terpilih Jadi Presiden
Program intensif ini setiap guru mendapatkan Rp 1,2 juta untuk per tahunnya, bantuan ini merupakan komitmen Ganjar untuk mengupayakan kesejahteraan guru agama.
Ia pun menyambut baik terkait aspirasi yang disampaikan oleh Ulama dam Masyayikh sebagai program kerja untuk ke depannya.
Para Ulama dan Masyayikh pun menyampaikan aspirasi terkait masalah sosial ke masyarakatkan, salah satunya soal pupuk yang bersubsidi.
Baca Juga: Wacana Duet Ganjar dan Anies Ditanggapi Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh Bilang Begini
“Jawa Tengah sudah melakukan itu, bagaimana jika yang ditingkatkan ke nasional saya kira ide yang sangat baik, kita harus memperhatikan mereka, dan kemudian kalau saya para ulama guru ngaji guru agama bisa kita titipi nilai-nilai budi pekerti yang bisa disampaikan kepada anak-anak.” Ucapnya.
Menurut Ganjar para Ulama dan Masyayikh merupakan orang yang bisa dititipkan ilmu agama dan ilmu budi pekerti untuk anak-anak, baik itu agama Islam maupun agama yang lainnya.

Share this article
Menurut Ganjar Pranowo para Ulama dan Masyayikh merupakan orang yang bisa dititipkan ilmu agama dan ilmu budi pekerti untuk anak-ana.