Profil-Agama dan Karier Irma Hutabarat, Aktivis yang Muncul dan Dampingi Keluarga Brigadir J

Irma Hutabarat ungkap Brigadir J seharusnya menggelar pernikahan usai wisuda Universitas Terbuka, Selasa 23 Agustus 2022.
Irma Hutabarat ungkap Brigadir J seharusnya menggelar pernikahan usai wisuda Universitas Terbuka, Selasa 23 Agustus 2022.

AYOJAKARTA.COM –- Sosok perempuan berambut pendek, berwarna keputihan ini  muncul dalam kasus Brigadir J selama beberapa waktu ini.

Suaranya yang vokal mengawal kasus tewasnya Brigadir J dan keberadaannya mendampingi Keluarga Brigadir J mengulik rasa penasaran publik.

Belum lama sosok ini, yang memiliki nama Irma Hutabarat juga datang ketika peringatan 40 hari meninggalnya Brigadir J.

Irma Hutabarat juga menemani ayah Brigadir J saat mewakili putranya melaksanakan prosesi wisuda Sarjana Hukum pada 23 Agustus 2022.

Baca Juga: Dua Hal Haram Tidak Boleh Dilakukan Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama dalam Rumah Tangga

Siapakah Irma Hutabarat, yang menjadi kepercayaan keluarga Brigadir J ini?

Simak berikut ini profil hingga agama Irma Hutabarat, dihimpun JatimNetwork.com dalam artikel "Biodata dan Profil Irma Hutabarat Lengkap, Sosok Aktivis Perempuan yang Sering Muncul di Kasus Brigadir J".

Profil Irma Hutabarat

Irma Hutabarat merupakan sosok aktivis senior di Tanah Air. Ia juga menjabat sebagai Ketua dari Komunitas Civil Society Indonesia.

Lahir di Jakarta,  25 Desember 1962.

Sejak kecil harus berpindah domisili ke Palembang karena sang ayah yang harus berpindah tugas ke kota tersebut. Sehingga pendidikannya pun berpindah-pindah.

Sejak mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Dasar hingga pertengahan SMA, Irma telah menghabiskan waktunya di Palembang.

Ketika memasuki semester kedua SMA di Palembang, Irma kembali harus berpindah tempat ke Surabaya. Setelah beberapa bulan di kota pahlawan tersebut, dirinya kembali harus berpindah seiring kepindahan sang ayah dan meneruskan pendidikannya di SMA 6, Jakarta.

Karier pertama Irma Hutabarat adalah  sebagai Presenter di salah satu stasiun televisi. Ia menjadi pembawa acara pada salah satu stasiun televisi nasional mulai tahun 2000 pada acara Today's Dialogue di Metro TV.

Aktivis ini juga pernah menjadi Direktur di GMP AdComm.

Baca Juga: Penghalang Rezeki, Ustadz Adi Hidayat Ungkap Barang Ini Harus Dibuang Jika Ada di Rumah

Kemudian, Irma pernah menjadi juru bicara Mega Center. Selain itu, ibu empat anak ini pernah menjadi Konsultan Komunikasi di TNI-AD, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, PT Garuda Indonesia, hingga Asian Development Bank.

Bahkan, dirinya juga pernah menjadi Penasihat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Irma juga sangat aktif dalam kegiatan sosial ekonomi di Indonesia. Kegiatan yang identik dengan masyakarat tersebut membuat dirinya menempuh pendidikan Sastra Rusia di Universitas Indonesia.

Irma juga mendirikan salah satu LSM bernama Ice On Indonesia. Lembaga ini berjalan di bidang pendidikan untuk anak-anak yang membutuhkan.

Saat ini Irma Hutabarat, lebih aktif di dunia aktivis. Sekarang dia menjabat sebagai Ketua Komunitas Civil Society Indonesia. Irma Hutabarat sudah lama malang melintang di dunia aktivisme.

Dirinya juga disebut ikut mendirikan Indonesian Corruption Watch (ICW). Sebuah organisasi yang memantau kasus korupsi di Indonesia.

Baca Juga: Daftar Pemain Boys Over Flowers, Drama Korea yang Tayang di NET TV

Irma juga pernah memimpin Yayasan Miyara Sumatera. Selain itu, Irma pernah menjabat sebagai Direktur Institute of Civic Education. Sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan.

Pada September 2002 lalu, nama Irma Hutabarat pernah dituduh dan terseret dalam pusaran kasus korupsi. Bahkan Irma ditetapkan Polda Metro Jaya sebagai tersangka Kasus Penggelapan Dana Banjir sebesar Rp4,2 miliar.

Penetapan tersangka terhadap Irma didasarkan pengakuan Bendahara Ice on Indonesia, Hendrawan yang lebih dulu jadi tersangka. Namun belakangan, tuduhan itu tidak berbukti.

Baca Juga: Bisnis Haram Ferdy Sambo Dibongkar Kamaruddin Simanjuntak, Soal Judi?

Berikut Biodata Irma Hutabarat

  • Nama: Irma Natalia Hutabarat
  • Tanggal lahir: 25 Desember 1962
  • Tempat lahir: Jakarta
  • Umur: 60 tahun
  • Agama: Kristen
  • Pasangan: Widodo Sunarko
  • Anak: Amanda, Kevin, Aisya dan Ghibran Mikail
  • Kebangsaan: Indonesia
  • Pekerjaan: Presenter, Aktivis
  • Pendidikan: SMA 6 Jakarta, Sarjana Sastra Rusia, Universitas Indonesia
  • Hobi: Memasak
  • Instagram: @irmahutabaratofficial

Demikian irformasi tentang aktivias Irma Hutabarat, yang muncul dalam kasus Brigadir J dan kini kerap mendampingi Keluarga Brigadir J.*** (Nalendra Yogeswara/JatimNetwork.com)

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dampingi
# aktivis
# wisuda
# Irma Hutabarat
# Brigadir J

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.