Irma Hutabarat ke Sri Suari: Kalau Tahan Putri Sambo Tak Mampu, Dimana yang Namanya Equality Before the Law?

Irma Hutabarat ke Sri Suari: Kalau Tahan Putri Sambo Tak Mampu, Dimana yang Namanya Equality Before the Law?
Irma Hutabarat ke Sri Suari: Kalau Tahan Putri Sambo Tak Mampu, Dimana yang Namanya Equality Before the Law?

AYOJAKARTA.COM - Usai dicabutnya status Ferdy Sambo sebagai anggota Polri setelah melalui sidang kode etik yang digelar, Kamis, 25 Agustus 2022 lalu kini giliran Putri Sambo.

Putri Candrawathi atau yang kerap dikenal Putri Sambo kembali menjalani pemeriksaan penyidik, Jumat, 26 Agustus 2022 kemarin.

Rupanya, pemeriksaan yang digelar hampir lebih dari 12 jam itu belum dapat menemukan titik terang karena masih ada satu sidang lainnya yang harus dijalani Putri Sambo. 

Baca Juga: Profil-Agama dan Karier Irma Hutabarat, Aktivis yang Muncul dan Dampingi Keluarga Brigadir J

Kabarnya jika Putri Sambo dan ke-3 tersangka lainnya akan jalani Sidang Konfrontir Rabu mendatang.

Ketidakpuasan masyakarat termasuk para pakar dan ahli yang terus ikut memantau kasus ini berlomba-lomba memberikan suara di media, salah satunya Irma Hutabarat.

Dilansir AyoJakarta.com dari acara Perempuan Bicara yang ditayangkan di kanal YouTube tvOneNews dengan Balques Manisang sebagai host dan mengundang 4 perempuan sebagai bintang tamu pada Minggu (28/8/2022). 

 Baca Juga: Irma Hutabarat Siapa? Simak Profil-Agama Sosok Aktivis yang Muncul di Kasus Brigadir J

Yaitu, Poppy Amalya sebagai psikolog, Retno Listyarti selaku Komisioner KPAI, Irma Hutabarat dari Srikandi Indonesia Bersatu, serta yang terakhir Brigjen Pol (Purn) Sri Suari.

Dalam tayangan Perempuan Bicara yang menghadirkan ke-4 tamu perempuan itu membahas mengenai pemeriksaan Putri Candrawathi yang akankah berujung ditahan atau tidak.

Sebelumnya Balques Manisang memberikan beberapa perbandingan kasus yang menimpa sejumlah artis wanita Tanah Air yang berakhir kurungan penjara, di antaranya Vanessa Angel (alm), dan Angelina Sondakh.

 Baca Juga: Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Bharada E akan Dipertemukan di Duren Tiga untuk Proses Rekonstruksi

Hal tersebut menjadi bahan diskusike-4 bintang tamu yang hadir pada saat itu karena rupanya tidak sedikit dari warganet yang juga ikut memikirkan kondisi anak bungsu Putri Sambo jika kelak ia ditahan.

Mengingat Putri dan Ferdy masih memiliki anak balita yang baru berusia 1,5 tahun, meskipun saat ini seluruh putra-putrinya telah diamankan pihak KPAI.

Brigjen Pol (Purn) Sri Suari yang saat itu hadir kemudian memberikan pernyataannya terkait kasus penahanan Putri Sambo.

 Baca Juga: Akhirnya Putri Candrawathi Jelaskan Seluruh Kronologi Kejadian di Magelang, Begini Pengakuannya!

Kewenangan menahan atau tidak menahan itu adalah kewenangan absolute dari tim penyidik, bukan seorang ya, tapi tim, tim penyidik” ungkap Sri.

Menurut Sri persoalan pertama apakah akan ditahan atau tidaknya oleh tim penyidik adalah ditentukan dengan sikap serta prilaku dari si tersangka itu sendiri.

Pada umumnya, jika tersangka terus mempersulit keterangannya pada tim penyidik, bukan tidak mungkin jika tim penyidik akan kehilangan kesabarannya sehingga akan dilakukan opsi berikutnya.

 Baca Juga: Putri Candrawathi Ternyata Tahu Bahwa Ferdy Sambo Rencanakan Pembunuhan Brigadir J, Diduga Beri Kesempatan!

Dimana pada opsi ini tim penyidik akan mengerahkan tim SDM untuk menyelidiki kejiwaan dari si tersangka yang tengah diperiksa, untuk memastikan apakah orang tersebut sakit atau tidak yang disampaikannya dalam tanda kutip.

Jika kasusnya melibatkan kedekatan tersangka dengan anaknya, hal tersebut juga perlu ditelusuri, karena ada banyak kemungkinan jika anak tersebut lebih dekat dengan ibu atau babysitter.

Sri pun kemudian memberikan penyampaian kepada orang tua Brigadir Yoshua seandainya keputusan dari tim penyidik menetapkan Putri Sambo untuk tidak ditahan.

 Baca Juga: Brigadir J Masuk ke Kamar dan Lucuti Pakaian Putri Candrawathi? Refly Harun Ungkap Motif Sebenarnya!

Saya ingin menyampaikan kepada Ibu dan Bapak (Brigadir Yoshua). Saya pun seorang ibu dan saya beruntungnya tau hukum, paham hukum,” kata Sri.

Andai kata, Ibu Putri tidak ditahan, bapak-ibu jangan kecil hati. Mengapa? Ditahan sekarang ataupun di tahan nanti pada saat selesai, tidak akan ada dampaknya apapun,” tuturnya lagi.

Kalau ditahan sekarang, putusan hukuman yang dia terima, dikurangkan seluruhnya,” sambung Sri.

Baca Juga: Adik Brigadir J Bagikan Foto Sang Kakak Ketika Setrika Baju Sekolah Anak Putri Candrawathi

Sri pun menambahkan agar jangan terlalu larut dan memberikan penguatan kepada orang tua Brigadir Yoshua agar tidak terlalu memikirkan hal yang tidak akan bermnfaat untuk diri.

Namun rupanya ungkapan Sri mendapat sanggahan dari Irma Hutabarat yang tampaknya tidak terlalu setuju andai kata Putri Sambo tidak diadili sesuai dengan pasal 340 yang diterima Putri.

Inikan soal penegakan hukum, 340 kan hukumannya lebih dari 10 tahun. Kalau hukumannya lebih dari 10 tahun, kan harusnya di tahan,” ujar Irma.

Baca Juga: Viral Foto Brigadir J Setrika Baju Anak Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Sebelum Tragedi Pembunuhan

Equality Before the Law itu harus ditunjukin dulu, baru kita ngomong nanti, oh ini ada yang dibully, ini ada anaknya, ini ada ibunya. Kalau sekarang ini, hukum saja tidak sama jadinya,” sambung Irma.

Selain itu Irma juga mengungkapkan dengan tidak terciptanya kepolisian yang bersih dan terpercaya bahkan akan merusak citra Polri.

Seperti penahanan Putri Sambo yang hingga saat ini masih jadi perdebatan karena adanya anak balita sehingga memungkinkan ia untuk mendapatkan privilege yang akan lain ceritanya jika dialami rakyat kecil.

 Baca Juga: Saling Tuding, LPSK Akui Didesak Pejabat Polda agar Lindungi Putri Candrawathi

Kalau sekarang menahan Putri Sambo saja tidak mampu, dimana yang namanya Equality Before the Law?” tegas Irma menambahkan.

Saya boro-boro bunuh orang, handphone tetangga ilang saja saya bisa ditahan,” sindirnya.

Meskipun begitu, Sri juga mengungakpakn jika dirinya memang sependapat dengan apa yang Irma sampaikan, hanya saja tetap perlu mununggu hasil keputusan dari tim penyidik usai sidang selanjutnya digelar.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Sri Suari
# Putri Candrawathi
# Irma Hutabarat
# Brigadir J
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.